Kitakini.news -Dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek 2577 Kongzili/2026, Ketua DPDPermabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, kembalimelakukan aksi kemanusiaan dengan mengunjungi rumah-rumah anak penderitastunting di sejumlah kecamatan di Kota Medan, Sabtu (14/2/2026).
Mengusung tagline "Harmoni Dalam Keberagaman, Tumbuh Dalam Kebajikan," Wongyang juga Ketua DPRD kota Medan ini turun langsung membawa bantuan berupa susu,vitamin, nutrisi, dan serat guna membantu pemulihan kesehatan anak-anak yangmengalami stunting.
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Jehan Aris Pakpahan (5), putrapasangan Zurahmat Pakpahan dan Siska Melfi Putri, di Jalan Mustapa Gang 7,Kelurahan Pulau Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Jehan yang juga menderita cerebral palsy dan masih menjalani perawatanintensif serta rutin keluar-masuk rumah sakit.Siska menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Wong yang terusberlanjut sejak lama.
"Sejak tahun lalu saat beliau masih anggota DPRD hingga kini menjabatKetua DPRD Medan, Pak Wong tetap rutin datang melihat kondisi Jehan," ujarnyaharu.
Selanjutnya, Wong beralih ke rumah Adriel Delano Siagian (4) di JalanGurilla, Kecamatan Medan Perjuangan. Kedatangannya disambut hangat oleh Adrielyang memanggilnya "Opung Wong". Saat ini, Adriel sudah dapat berjalan, meskikemampuan bicaranya masih terbatas."Terima kasih Pak Wong atas kepedulian terhadap anak-anak stunting diKota Medan," ucap pihak keluarga.
Wong kemudian menyambangi Asifa Amelia di Jalan Pimpinan Gang Langgar.Meski Asifa hanya bisa terbaring dan diasuh oleh sang nenek, Wong tetapmemberikan bantuan susu dan vitamin sebagai bentuk perhatian.
Kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Afia Indira Putri di Jalan PertiwiGang Kesuma. Karena keluarga tidak berada di rumah, bantuan dititipkan kepadatetangga setempat.
Wong menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kemanusiaanyang akan terus dilakukan oleh pengurus DPD Permabudhi Sumut.
"Ini kewajiban kita sebagai sesama manusia untuk saling membantu. Sayamelihat sendiri beberapa anak yang dulu kita pantau kini sudah pulih dan tumbuhnormal. Artinya, stunting bisa kita atasi bersama. Harapannya Kota Medan kedepan terbebas dari stunting. Ini perjuangan bersama," tutupnya. (**)