Kitakini.news -DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar rapat paripurna denganagenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah KotaMedan Tahun Anggaran 2025, Senin (9/3/2026). Rapat tersebut dilaksanakansebagai bagian dari mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan.
Rapatparipurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B,didampingi Wakil Ketua H. Rajudin Sagala, S.Pd.I dan H. Zulkarnaen, S.K.M,serta dihadiri para ketua fraksi dan anggota DPRD Kota Medan.
Turuthadir dalam rapat tersebut Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, SekretarisDaerah Kota Medan Ir. Wiriya Alrahman, M.M, serta para pimpinan OrganisasiPerangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
Dalampenyampaiannya, Wali Kota Medan Rico Waas menjelaskan bahwa LKPJ Kepala Daerahdisusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, yangmengamanatkan kepala daerah untuk menyampaikan laporan keteranganpertanggungjawaban kepada DPRD sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraanpemerintahan daerah.
Padakesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan danseluruh anggota DPRD Kota Medan, pimpinan partai politik, para pemangkukepentingan pembangunan daerah, serta seluruh jajaran aparatur Pemerintah KotaMedan yang terus bersinergi dalam menjalankan agenda strategis pembangunansepanjang tahun 2025.
"Terimakasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak yang telah bersama-samaberkontribusi dalam mendorong pembangunan Kota Medan," ujarnya.
CapaianIndikator Makro
Rico Waasmemaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kota Medan pada tahun 2025 yangmenunjukkan tren positif.IndeksPembangunan Manusia (IPM) Kota Medan pada tahun 2025 tercatat 83,74 poin,meningkat 0,51 poin dibandingkan tahun 2024.
Sementaraitu, laju pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada tahun 2025 mencapai 5,10 persen,naik 0,03 persen dari tahun sebelumnya.Untuktingkat kemiskinan, persentase penduduk miskin di Kota Medan pada tahun 2025tercatat 7,25 persen, atau menurun 0,69 persen dibandingkan tahun 2024.
SedangkanTingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2025 tercatat 7,99 persen,mengalami penurunan 0,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
PengelolaanKeuangan Daerah
Dalamlaporan tersebut juga dijelaskan mengenai pengelolaan keuangan daerah.Realisasi pendapatan daerah Kota Medan tahun 2025 tercatat sebesar Rp6,32triliun atau 90,79 persen dari target sebesar Rp6,96 triliun.
Pendapatantersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesarRp3,09 triliun atau 83,46 persen dari target Rp3,70 triliun, serta pendapatantransfer sebesar Rp3,13 triliun.
Sementaraitu, realisasi belanja daerah pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp5,82 triliunatau sekitar 82,56 persen dari target sebesar Rp7,07 triliun, yang meliputibelanja operasi, belanja modal, dan belanja lainnya.
CapaianPembangunan Kota Medan
Lebihlanjut, Rico Waas memaparkan capaian kinerja pembangunan yang terangkum dalamtujuh sasaran misi pembangunan Kota Medan, di antaranyaPenguatanidentitas kota berbasis budaya multikultural, ditandai dengan penetapan 93objek cagar budaya serta pengembangan berbagai kegiatan seni dan budaya daerah.
Pembangunaninfrastruktur yang merata, termasuk penanganan 1.225 titik banjir, pembangunandan rehabilitasi 195 kilometer jalan dan gang, serta program Zero Lampu Padamdengan capaian sekitar 90 persen lampu jalan berfungsi.
"Peningkatankualitas pelayanan publik berbasis data dan inovasi, dengan capaian indekspelayanan publik 4,54, melampaui target 4,52, serta peningkatan indeks inovasidaerah menjadi 58,16.
Penataankota yang lebih tertib, bersih dan rapi, termasuk pengelolaan sampah sekitar470 ribu ton per tahun, pengembangan TPS 3R, serta peningkatan sarana lalulintas dan transportasi," jelasnya.
Penguatansumber daya manusia dan daya saing ekonomi, melalui peningkatan kualitaspendidikan, layanan kesehatan, serta realisasi investasi di Kota Medan yangmencapai sekitar Rp14,5 triliun.
MewujudkanKota Medan yang aman dan nyaman, ditandai dengan penurunan angka kriminalitasserta peningkatan layanan kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peningkatankesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat, termasuk program penyerapantenaga kerja yang berhasil menyerap sekitar 23.800 tenaga kerja, sertaperlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Raihberbagai penghargaan
Rico Waasjuga menyampaikan bahwa berbagai upaya pembangunan yang dilakukan Pemko Medanmendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat maupun lembaga lainnya.
Salahsatunya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan PemeriksaKeuangan (BPK) yang berhasil diraih lima kali berturut-turut, serta berbagaipenghargaan lain terkait kinerja pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.Di akhirpenyampaiannya, Rico Waas berharap pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan dapat mempelajaridan mendalami laporan tersebut.
"Saran,masukan, dan rekomendasi dari DPRD nantinya akan menjadi catatan strategis bagiPemerintah Kota Medan untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan di masamendatang," katanya.
Kemudiandilanjutkan dengan penyerahan dokumen LKPJ Pemko Medan Tahun 2025 dari WaliKota Medan kepada Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (**)