Kitakini.news -DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan kembali menegaskan komitmennyaterhadap perlindungan anak di Kota Medan. Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun SenTarigan, menerima kunjungan jajaran Lembaga Perlindungan Anak Kota Medan (LPA)di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).
Pertemuantersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara legislatif dan lembagasosial dalam menghadapi berbagai persoalan anak di Kota Medan, mulai darikekerasan, pelecehan seksual, eksploitasi, hingga ancaman Narkoba dan Stunting.
Ketua LPAKota Medan, Muhammad Suhairi Lubis, didampingi Sekretaris Yuna MagdalenaBatubara, S.Psi, menjelaskan bahwa LPA selama ini aktif melakukan pendampinganterhadap anak-anak korban kekerasan."Kamimemiliki tim psikolog dan kuasa hukum yang siap mendampingi ketika terjadikasus kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak," ujarnya.
Selainpendampingan hukum dan psikologis, LPA Kota Medan juga akan menggelar sejumlahkegiatan sosial dan edukatif. Pada 7 Maret 2026, LPA berencana melaksanakansosialisasi strategi pengolahan sampah bagi generasi muda, pembagian sembako,santunan Ramadhan 1447 Hijriah, serta Forum Daerah Anak di kawasan Amaliun FoodCourt, Medan.
Suhairimenekankan pentingnya pembentukan Lembaga Perlindungan Anak Daerah (LPAD) disetiap kecamatan guna memperkuat pengawasan dan perlindungan terhadap anak dariberbagai ancaman, termasuk penelantaran dan eksploitasi di bawah umur.
"SOPperlindungan anak sudah baik, namun pengawasan di tingkat daerah masih perludiperkuat. Di beberapa wilayah, keberadaan LPA masih minim sehingga berpotensiterjadi kriminalisasi terhadap anak. Di sinilah pentingnya LPAD bersinergidengan dinas terkait," tegasnya.
Menanggapihal tersebut, Wong Chun Sen menyambut baik komitmen LPA dan menilai lembagatersebut dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Medan, khususnya DinasPemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Menurutnya,tantangan perlindungan anak di Medan tidak hanya berkaitan dengan kekerasan,tetapi juga persoalan penyalahgunaan narkoba serta stunting yang masih menjadipekerjaan rumah bersama.
"Sayaberharap LPA juga memberi perhatian serius terhadap persoalan narkoba danstunting. Perlindungan anak bukan hanya soal penanganan hukum, tetapi jugamenyangkut masa depan generasi penerus," ujar Wong.
Dia jugamenyarankan agar struktur kepengurusan LPA Kota Medan dilengkapi dandidaftarkan secara resmi ke Kesbangpol Linmas Kota Medan agar penguatankelembagaan dan sinergi dengan pemerintah dapat berjalan lebih optimal.
"Padadasarnya, apa yang telah dijalankan LPA Kota Medan di bawah kepemimpinanMuhammad Suhairi Lubis adalah tugas mulia. Meski masih terdapat kendalaoperasional, peran mereka sangat dibutuhkan masyarakat," pungkasnya.
Melaluipertemuan ini, diharapkan terjalin kolaborasi konkret antara legislatif danlembaga perlindungan anak guna memastikan setiap anak di Kota Medan dapattumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat. (**)