Kitakini.news -PemerintahKabupaten Mandailingnatal (Pemkab Madina) melepas keberangkatan 342 jemaahcalon haji tahun 2026 di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, DesaParbangunan, Panyabungan, pada Minggu, 26 April 2026.
Keberangkatanduyufurrahman yang tergabung dalam Kelompok Terbang 6 (Kloter 6) itu turutdisaksikan ribuan masyarakat, termasuk keluarga jemaah. Sebelum bertolak keAsrama Haji Embarkasi Medan, mereka terlebih dahulu mengikuti zikir dan doadengan harapan diberikan kemudahan dan keselamatan dalam pelaksanaan ibadahhaji.
BupatiH. Saipullah Nasution yang langsung melepas keberangkatan tersebut menekankankepada para pendamping haji dan tenaga medis agar benar-benar memperhatikankondisi kesehatan maupun fisik jemaah. Sebab, ibadah haji merupakan ibadah yangmenuntut kekuatan fisik.
"Kamiminta agar pola makan, kondisi fisik, aspek kesehatan, dan waktu itirahatbenar-benar diperhatikan," kata dia.
Saipullahmenegaskan Pemkab Madina berkomitmen memberikan rasa aman dan kenyamanan kepadajemaah mulai dari diberangkatkan sampai nanti kembali ke kampung halaman.
Untukpelaksanaan haji tahun ini, Pemkab Madina memberikan fasilitas berupa 11 busALS, ketersediaan ambulans selama perjalanan Panyabungan-Medan maupunsebaliknya, dan menyediakan pendamping haji serta tenaga medis.
Sebelumnyasaat pelaksanaan zikir dan doa bersama, Pj. Sekda Madina Afrizal Nasutionmengingatkan agar para calon haji saling memperhatikan satu sama lain. Diamenekankan pentingnya solidaritas dan siliditas di Tanah Suci yang nantinyaakan dipadati jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia.
"Kamimeminta jemaah untuk saling tolong-menolong selama di Tanah Suci. Marilah kitabermuhasabah diri dan bermunajat kepada Allah SWT agar senantiasa dijauhkandari marabahaya. Semoga seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur danmabruroh," pesan dia.
KepalaKantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaji) Madina Zainul Khobir melaporkanpemberangkatan haji ini merupakan yang pertama di bawah Kemenhaji.
"Iniadalah tahun pertama Kemenhaji mengambil alih tanggung jawab penuh dalampemberangkatan jemaah yang sebelumnya berada di bawah naungan KementerianAgama," kata dia.
Zainulmemerinci jemaah yang berangkat sebanyak 342 orang yang terdiri dari 130laki-laki dan 212 perempuan. "Tahun ini, jemaah tertua tercatat atas namaIbu Painem (90 tahun) dari Desa Tegal Sari, Kecamatan Sinunukan. Sedangkanjemaah termuda adalah Muhammad Yunus (17 tahun) dari Kecamatan Siabu,"jelas dia.