Kitakini.news - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui perayaan Paskah Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Medan 2026. Acara ini bukan sekadar ibadah rutin, melainkan panggung aksi nyata kebersamaan di tengah keberagaman suku dan agama Kota Medan.
Rico menyampaikan hal ini saat menerima audiensi pengurus BKAG di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman, Kamis (30/4/2026). Ia berjanji memberikan dukungan penuh untuk rangkaian kegiatan Paskah yang kaya akan aksi sosial dan seminar edukatif. "Di era dinamika sosial saat ini, Paskah harus relevan dengan tantangan zaman. Ini jadi refleksi kehidupan kita semua, bukan rutinitas belaka," tegas Rico, didampingi Kadis Damkarmat Wandro Abadi Agnellus Malau, Kadis Perkimcikataru John Ester Lase, serta Sekretaris Dinas Kesehatan Henny Savitri.
Rico menyoroti bahwa kekuatan Medan justru terletak pada komunikasi harmonis antarumat beragama. "Kita bangsa beragam, suku dan agama berbeda. Yang utama, jaga keharmonisan itu bersama-sama lewat aksi nyata, bukan slogan kosong," ujarnya. Rico bahkan menjanjikan kehadirannya langsung di perayaan Paskah BKAG untuk memperkuat semangat persatuan.
Ketua III BKAG Medan, Krisman Saragih, mengungkap sinergi solid BKAG dengan Pemko Medan selama lebih dari 20 tahun. Perayaan Paskah 2026 digelar pada 1 Mei 2026 di Gereja BNKP Teladan Medan, melibatkan 45 gereja se-Kota Medan.
Tak hanya ibadah, acara ini diwarnai bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar parenting untuk masyarakat. "Kami harap Wali Kota hadir membuka acara, sebagai wujud kepedulian sosial bersama," pungkas Krisman.
Inisiatif ini diharapkan jadi contoh nyata toleransi beragama di Medan, kota yang dikenal sebagai melting pot budaya Indonesia. Dengan dukungan penuh Pemko Medan, Paskah BKAG 2026 berpotensi jadi tonggak baru kerukunan umat beragama.