Kelurahan Helvetia Coba Hapus Stigma Buruk ODGJ di Wilayahnya

- Sabtu, 25 Februari 2023 19:45 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/HELVETIA.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Program prioritas wali kota Medan Bobby Nasution tentang Kesehatan diaplikasikan oleh Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Helvetia Medan jalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kelurahan Helvetia tengah ini kini menjadi salah satu percontohan wilayah  yang menerapkan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan Baik bagi warganya.

"Tidak Banyak orang yang mau melirik tentang ODGJ Ini karena sulit untuk penanganannya, Beruntung kami dibantu oleh berbagai pihak seperti Yayasan Nurani Luhur Masyarakat (YNLM) yang membantu membuatkan program-programnya, Pihak Kecamatan yang sigap untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan di lapangan termasuk menyediakan Ambulans Kecamatan untuk hal-hal mendesak, hingga pihak puskesmas yang terus membantu dan mengawasi dalam hal pengobatannya,” ungkap Lurah Helvetia Tengah Naikma Marbun.

Dalam penanganan ODGJ ini, Tambah Lurah, Salah satu program kolaborasi yang dilakukan adalah dengan membentuk Kader kesehatan jiwa yang terdiri dari Kepling dan masyarakat sekitar.

Kader kesehatan jiwa ini lah yang membantu dan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan ODGJ Mulai dari memantau obat yang mereka konsumsi hingga membantu penanganan saat ODGJ Mengalami relaps (Kambuh)

"Jadi dari mulai berkunjung ke rumah-rumah Klien ODGJ, membina mereka dengan mengajarkan berbagai macam keterampilan, sampai membantu saat klien ODGJ ini kumat dan harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa," jelasnya.

Dengan Program-program yang telah dilakukan,Tambah Lurah,  Stigma buruk masyarakat tentang ODGJ dapat secara perlahan bisa dihilangkan.

"Saat ini, Mereka (ODGJ) telah membentuk KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang merupakan produk dari pelatihan-pelatihan yang mereka lakukan, Dalam KUBE in mereka memproduksi berbagai produk seperti Sabun cuci piring, Pembersih lantai, Ada juga Keripik pisang dan makanan-makanan lain, Ada juga yang beternak Ayam dan Ikan dan masih banyak yang lainnya, Bahkan beberapa produk ini juga dijual di kelurahan,” katanya.

Naikma juga berharap, selain secara perlahan menghapus stigma, keberadaan ODGJ di masyarakat dapat  diterima dengan baik tanpa ada pembiaran, pengucilan bahkan penghinaan.

"Butuh kesadaran dari semua pihak bahwa mereka sama seperti mereka, Mereka juga Manusia, Maka kita harus memanusiakan mereka sebagai Manusia,” tutupnya.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

News

Dojang Taekwondo Diresmikan, Fokus ke Pembentukan Karakter Siswa

News

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

News

Mantan Suami alm Winda Lorenza Laporkan AkunTiktok Penyebar Jual Istri ke Wakapolda

News

Tim Penagihan Tunggakan Pajak Medan Tagih Rp2 Miliar Lebih hingga Agustus 2026

News

Janda Live Porno di Tiktok Ditanfkap Polda Sumut

News

Pemprovsu Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi Untuk Wisatawan