Kitakini.news– Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengerahkan Bus Bakti KesehatanBermartabat (BKB) untuk F1H2O. Bus BKB ditujukan untuk mendukung pusat trauma(trauma centre) selama pagelaran F1H2O Danau Toba.
Selain busBKB, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) juga mengerahkan beberapaperalatan medis seperti monitor pasien, oxygen dan lainnya.
Kemudian, Pemprovsujuga mengerahkan setidaknya 60 tenaga medis untuk mendukung trauma centre F1H2ODanau Toba.
"Memangterbatas, tetapi saya rasa cukup untuk penanganan pertama medis bila terjadisesuatu yang tidak kita inginkan," ujar Edy Rahmayadi usai meninjau traumacentre F1H2O Danau Toba, melalui keterangan tertulis di Medan, Senin(27/2/2023).
Gubsu berharapke depannya persiapan Sumut untuk penyelenggaraan F1H2O Danau Toba lebih baiklagi. Dengan begitu event international ini semakin baik tiap tahunnya. "Inipertama kali, memang kita dapat pujian dari panitia mempersiapkan ini, tetapikita harus semakin baik setiap tahunnya," tuturnya.
Sementaraitu, Anggota Tim Bus BKB Soejad Harto mengatakan tenaga medis siap memberikanpenanganan pertama kecelakaan saat F1H2O Danau Toba berlangsung. Mereka jugabekerja sama dengan Tim Medis dari TNI dan Polri. "Kitasiap memberikan penanganan pertama, bekerja sama dengan TNI dan Polri untukmenyukseskan F1H2O," tegas Soejad Harto.
Usaimeninjau trauma centre, Edy Rahmayadi bersama Menko Marves Luhut BinsarPandjaitan melakukan rapat bersama investor 5 objek wisata super prioritas diatas ferry Kaldera. Selanjutnya rombongan menonton latihan bebas dan babakkualifikasi F1H2O.
Redaksi