Asren Minta GPAI Tingkatkan Kualitas Belajar Mengajar PAI

- Senin, 27 Februari 2023 12:11 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/ASREN.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Sumatera Utara diminta agarbertanggungjawab terhadap kualitas pembelajaran dan pengajaran PAI di sekolahyakni dengan memperkaya bahan ajaran untuk anak didik.

 

"Gubernurmemberikan atensi yang tinggi dan dukungan penuh dalam pengembangan guru agamaIslam untuk mencetak anak didik yang religius dan bermartabat. Guru PAI harusmemiliki tanggung jawab pada kualitas pendidikan di sekolah," ujar KepalaDinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdik Sumut) Asren Nasution melaluiketerangan tertulis di Medan, Senin (27/2/2023).  

 

Sebelumnya, AsrenNasution menghadiri acara Muzakarah Pengembangan Kompetensi GPAI Sumut dengantema 'Nilai Isra Mikraj Membentuk Karakter Jujur, Benar, Berani, Tulus danIkhlas Menuju Peserta Didik yang  Bermartabat' yang berlangsung di AulaTengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu (25/2/2023).

 

Hadir padakegiatan tersebut, Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU)Medan Muzakkir, Ketua Forum Pengembangan Kompetensi Guru PAI Sumut RaudatusShafa, serta 400 peserta GPAI SMA/SMK/SLB di Wilayah Cabang Dinas 1, 2, 3(Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai).

 

MenurutAsren, dengan kegiatan ini tentunya diharapkan para Guru PAI dapat memperkayabahan ajar atau materi pembelajaran yang diberikan kepada  anak didiknantinya.

 

"Kitatargetkan muzakarah akan dilaksanakan setiap bulannya dan diharapkan setiapmateri yang disampaikan akan dijadikan buku untuk memperkaya bahan ajar kepadaanak didik," tuturnya.

 

Hal senadajuga dikatakan Ketua Forum Pengembangan Kompetensi Guru PAI Sumut RaudatusShafa berharap, dengan adanya muzakarah ini dapat meningkatkan kompetensi guru.Pertemuan perdana ini untuk mengintervensi dan mendongkrak semangat Guru PAIuntuk terus meningkatkan diri dan kualitas pendidikan.

 

Sementaraitu, Guru Besar UIN Sumut Muzakkir yang memberikan materi sesuai tema padakegiatan ini menyampaikan, bahwa peristiwa Isra Mikraj menjadi inspirasipengembangan keilmuan bagi umat manusia berdasarkan pendekatan ketuhanan dankeilmuan yang berjalan seiring.

 

"Dalilnyadapat kita lihat di Alquran Surah Al-Isra ayat 1, yang mengajarkan kita teologidan saintifik yang luar biasa," ucapnya.

 

Isra Mikrajmerupakan kekuatan dan spirit baru bagi Nabi Mahammad SAW dalam menghadapitantangan umat di medan dakwah. "Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqshayakni dari tempat mulia ke tempat mulia berikutnya," katanya.

 

Selain itu,dalam perjalan menembus batas ini dari Masjidil Aqsha ke langit untuk menerimaperintah salat. Selain itu, perjalanan ke langit ini untuk melihat kebesaranAllah SWT yang akan menjadi semangat baru dibalik kesedihan yang dihadapi Nabi.

 

MenurutMuzakkir hakikat yang diambil dari perintah salat 5 waktu itu adalah Muroqabahyakni merasakan pengawasan dari Allah SWT, kemudian salat mengajarkankeberanian dalam kebenaran, hanya takut pada Allah SWT dan takut melakukankebatilan.

 

Hakikatsalat selanjutnya adalah membangun kejujuran dan moralitas, terhindar darifahsya dan mungkar, dan yang terakhir salat merupakan sebagai penyejuk hatiserrta mencerdaskan emosional.

 

 

 

Redaksi

 

 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara