Kitakini.news - Ada kerasahan yang melanda para pelaku UMKM di Medan akibat Pemadaman listrik massal. Mereka khawatir terjadi kriminalitas saat situasi gelap gulita.
Bahkan, akibat Blackout ini, pelaku usaha coffe shop mengalamin penurunan pendapatan penjualan karena tidak nyalanya mesin kopi.
Gangguan listrik yang menyebabkan kota Medan, Sumatera Utara, gelap gulita mengakibatkan keresahan warga.
Tingginya risiko kriminalitas di tengah penerangan yang serba terbatas. Sebagian warga pun memilih berjaga di depan pagar rumah sembari menunggu situasi kembali normal.
Sejak Jumat malam hingga Sabtu malam sebagian kota Medan masih mengalami pemadaman listrik. Pelaku usaha kopi shop yang ada di Medan mengeluhkan terjadinya padam listrik massal.
Penjualan kini menurun, biasanya hampir lima ratus cup minuman kopi bisa terjual dengan menggunakan mesin kopi, namun sejak padam listrik penjualan drastis turun karena mesin kopi tidak bisa beroperasi.
Menurut salah satu pekerja usaha kopi shop Akbar Muharni, Minggu (24/5/2026), dirinya sangat was-was terjadinya pemadaman listrik lagi.
Selain rugi penjualan, dirinya sangat khawatir terjadi kriminalitas. Kondisi gelap gulita akan dimanfaatkan oleh pelaku pelaku kejahatan untuk mencuri harta benda usahanya.
Berharap padam listrik massal ini segera pulih total, sehingga perekonomian terhadap usahanya bisa kembali normal.
Jika tidak, kerugian dan gulung tikar akan mengancam mata pencahariannya.