Dapur MBG di Siantar Berdampingan dengan Kandang Babi Tetap Beroperasi, Tokoh: Harusnya Ditutup

Tumpal Tanjung - Sabtu, 30 Mei 2026 11:30 WIB
Teks foto : Dapur MBG Pondok Sayur di Pematangsiantar berdampingan dengan kandang babi. (Tanjung)

Kitakini.news -KebijakanBGN memberi tenggat waktu merelokasi tetapi pemilik tidak menyetop operasionaldapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 005 Pondok Sayur karena lokasinya berdampingandengan ternak hewan di Kota Pematangsiantar. Kritikan pun bermunculan hinggamempertanyakan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan program makan bergizigratis (MBG) ini.

AzhariNasution, seorang tokoh masyarakat pimpinan ormas di Pematangsiantar inimengkritik keberadaan SPPG yang jaraknya hanya sekitar 5 Meter dari lokasi.

"Faktanyalokasi dapur SPPG ini sangat dekat dengan kandang hewan, yang seharusnya sejakawal kita sudah bisa tahu sebelum verifikasi. Padahal larangan mendirikan dapurdi dekat sumber pencemaran lingkungan sudah ada aturannya," sebut Azhari, Jumat (29/5/2026).

Aturan tersebut merujuk Surat Keputusan Kepala BGN Nomor 63Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Petunjuk Teknis Penyelenggaraan BantuanPemerintah Program MBG Tahun Anggaran 2025 yang menyatakan pembangunan maupunoperasional SPPG harus memenuhi standar sanitasi dan keamanan pangan.

Adanya permasalahan ini, katanya, menimbulkan kesan kalaupengawasan BGN Pematangsiantar terhadap implementasi program MBG di daerahbelum dilakukan secara ketat dan menyeluruh.

"Program MBG dirancang untuk memastikan makanan bergizidisiapkan dalam kondisi higienis dan aman. Karena itu, aspek lingkungan sekitardapur semestinya menjadi perhatian utama, bukan baru dievaluasi setelah munculriak-riak," kata dia.

Terkait persoalan ini, Koordinator Wilayah SPPG KotaPematangsiantar Haidar Alvin Zardar belum lama ini dihubungi wartawanmenyatakan mereka meminta pemilik dapur merelokasi titik dapur paling lambatpekan kedua Juli 2026. Dia mengaku telah meninjau lokasi, dan menemukan dapurmemang berdekatan dengan ternak hewan.

Azahari menyatakan, BGN tak cukup hanya merelokasi tetapi masihmembiarkan dapur beroperasi sampai waktu yang ditentukan. Semestinya, kata dia,operasi dapur harusnya diberhentikan.

"Mereka (BGN) harusnya kan setop dulu operasi dapurnya.Kalau soal pindah itu kan memang sudah aturan yang mewajibkan karena adanyapelanggaran tadi," ujarnya.

Dia mendorong pemerintah dan BGN perlu menjadikan kasus inisebagai evaluasi menyeluruh, bukan sekadar menyelesaikan persoalan denganrelokasi lokasi dapur. Pengawasan terhadap mitra pelaksana, verifikasilapangan, hingga kepatuhan terhadap petunjuk teknis harus diperketat agarkejadian serupa tak kembali terulang.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Wali Kota Medan Dorong Program MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Warga

News

Polres Tapsel Ungkap Pelaku Pembunuhan Petani yang Tewas di Kandang Babi

News

Beredar Dugaan Bukti Transfer Rp40 Juta untuk Dapur MBG, Haidar: Tidak Ada Jual Beli

News

Dapur MBG di Siantar Berdampingan dengan Kandang Babi, BGN Minta Direlokasi

News

Danrem 023/KS Resmikan Dapur Sehat SPPG Losungbatu III Kodim 0212/Tapsel

News

Ratusan Dapur SPPG di Sumut Ditutup Sementara, Ribuan Mitra Terancam tak Digaji