Kitakini.news - Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang tergabung dalam Senat Mahasiswa (SEMA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (17/6/2026).
Aksi yang mengusung tema "Sumut Berisap Revolusi" ersebut menyuarakan 10 tuntutan kepada pemerintah dan para wakil rakyat terkait berbagai persoalan pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.
Aksi dipimpin langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Unimed, Muhammad Ade Ikhsani. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus kekecewaan masyarakat terhadap sejumlah kebijakan pemerintah saat ini.
"Ketika anggaran pendidikan dipangkas, ketika kesejahteraan rakyat dikesampingkan, dan ketika kebijakan semakin jauh dari kepentingan masyarakat, maka mahasiswa memiliki kewajiban moral untuk bersuara. Selamatkan pendidikan, tolak kebodohan!," tegasnya dalam orasi yang dipimpimpinnya.
Pantauan Kitakini.news di lokasi, massa aksi tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Setibanya di depan gedung DPRD Sumut, para mahasiswa mengawali kegiatan dengan menggelar hening cipta yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sumpah mahasiswa.
Para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi dan membentangkan berbagai spanduk berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan DPRD Sumut yang menemui massa aksi.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan, yakni:
1. Mengembalikan prioritas anggaran untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.
2. Stop program populis seperti MBG dan Koperasi Desa (Kopdes) yang dianggap membebani ekonomi negara dan menjadi ladang korupsi.
3. Turunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.
4. Hentikan praktik militerisme di ranah sipil.
5. Menstabilkan nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
6. Mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik, khususnya sektor kelistrikan dan air bersih.
7. Realisasikan penciptaan 19 juta lapangan kerja yang berkualitas dan berkeadilan.
8. Evaluasi serta membenahi tata kelola kabinet demi mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif.
9. Perkuat stabilitas moneter guna menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
10. Menekan pemerintah untuk memprioritaskan penyediaan sekolah gratis bagi jenjang SD, SMP, dan SMA negeri.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Massa menegaskan akan terus mengawal berbagai isu yang mereka suarakan hingga mendapat perhatian dan tindak lanjut dari DPRD Sumut. (**)