Kitakini.news - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mendorong percepatan penataan kawasan perkotaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Tanjung Balai. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang terintegrasi dan kolaboratif.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Walikota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Batubara beserta jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (24/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubsu menerima berbagai usulan dari Pemko Tanjung Balai terkait pengelolaan kawasan perkotaan, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga penataan kota. Beberapa usulan juga menyangkut titik-titik yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).
"Kami apresiasi penyampaian dari Walikota Tanjung Balai, dan saya kira ini salah satu konsep yang terbaik dari beberapa pemaparan kepala daerah. Sebagaimana kita tahu, kota ini punya potensi besar dari perikanan dan kelautan, sekaligus menjadi ikon," ujarnya.
Menurut Bobby, potensi besar tersebut perlu terus diperkuat agar mampu mengangkat citra Tanjung Balai dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga menilai bahwa diperlukan langkah konkret untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan melalui pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.
"Karena itu bagaimana bisa kita menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik atau menguntungkan bagi masyarakat. Sehingga kalau ada pilihan, orang akan mencari pekerjaan yang baik dan bisa menghidupi keluarganya. Untuk itu perlu ada konsep pembangunan yang jelas, dengan adanya potensi unggulan di setiap daerah," beber Bobby.
Karena itu, Bobby menyambut baik rencana Pemko Tanjung Balai membangun kawasan baru, melakukan penataan kota, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Banyak potensi daerah yang bisa kita andalkan. Dan untuk membangun kawasan baru, tentu kami mendukung. Apa yang diperlukan nanti, kita bisa sama-sama berkolaborasi mengerjakannya. Begitu juga untuk pembangunan (perbaikan) jalan provinsi di sana, kita minta bisa dilakukan lelang dini sesuai perencanaan, agar secepatnya dikerjakan," terang Gubsu.
Selain itu, Bobby Nasution juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di RSUD Tanjung Balai. Pengelolaan rumah sakit daerah harus diawali dengan penguatan kualitas pelayanan dan manajemen sebelum melakukan pembangunan fisik, sehingga mampu memberikan manfaat optimal sekaligus berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
Sementara itu, Walikota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim mengapresiasi atas perhatian dan respons cepat Gubsu terhadap berbagai kebutuhan pembangunan di daerahnya.
Ia memaparkan sejumlah usulan, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan terminal, hingga dukungan infrastruktur menuju Pulau Buaya di Kecamatan Teluknibung yang direncanakan menjadi kawasan sentra perikanan.
"Kami berharap bagaimana perhatian dari Pak Gubernur untuk bisa membantu membenahi Kota Tanjung Balai. Dan satu rencana kami adalah pengembangan kawasan sentra perikanan yang memerlukan bantuan akses jembatan menuju ke lokasi sekitar 100-150 meter jaraknya," pinta Mahyaruddin.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemko Tanjung Balai telah menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) sebagaimana dicanangkan Pemprovsu. Saat ini cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 99,4 persen penduduk, sehingga fokus berikutnya adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di RSUD Tanjung Balai. (**)