Kitakini.news - Ada yang berbeda dalam perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Kota Medan. Selain menjadi panggung pembahasan kebijakan pembangunan perkotaan nasional, ajang ini juga menjadi ruang pembuktian bagi insan pers lokal untuk berkontribusi langsung pada sektor ekonomi kreatif.
Melalui Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), komunitas jurnalis di Ibu Kota Sumatra Utara ini ikut ambil bagian dengan membuka stan khusus pada gelaran Bazar UMKM yang berpusat di Lapangan Benteng, Medan. Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dalam mensinergikan fungsi kontrol sosial media dengan aksi nyata pemberdayaan ekonomi daerah.
Ketua PWPM, Muhammad Edison Ginting, menegaskan bahwa keterlibatan para kuli tinta dalam bazar nasional ini merupakan bentuk kepedulian nyata profesi wartawan terhadap geliat ekonomi hilir pasca-pandemi dan tantangan global.
"PWPM hadir bukan hanya untuk meliput berita, tetapi juga ikut ambil andil memajukan kota. Kami bantu promosikan sekaligus pasarkan produk unggulan UMKM dan karya warga lewat stan ini," ujar Edison di sela-sela aktivitas bazar.
Edison menambahkan, lewat momentum Rakernas APEKSI XVIII yang dihadiri oleh ratusan delegasi pemerintah kota dari seluruh Indonesia, stan PWPM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar produk lokal Medan ke tingkat nasional.
"Semoga kehadiran kami memberi warna baru dan memperluas jangkauan pasar. Melalui momen ini, kami bisa sampaikan informasi sekaligus membuktikan wartawan juga ikut membangun daerah," imbuhnya, menekankan pentingnya sinergi antara pers, pemerintah, dan pelaku usaha.
Bazar UMKM APEKSI 2026 yang berlokasi strategis di dekat area utama pertemuan ini menyajikan puluhan stan yang memamerkan ragam produk. Mulai dari kuliner khas Medan, kerajinan tangan (craft), hingga produk olahan ekonomi kreatif asli Sumatra Utara.
Kehadiran stan dari organisasi wartawan seperti PWPM dinilai memberikan dinamika baru yang menarik perhatian para wali kota, pers, dan tamu undangan dari berbagai penjuru tanah air.
Bazar UMKM ini diproyeksikan akan terus melayani pengunjung sepanjang rangkaian Rakernas APEKSI XVIII berlangsung, dengan harapan dapat memberikan dampak domino jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Medan.