Industri Sawit Nasional Siap Tingkatkan Daya Saing Global

Azzaren - Kamis, 09 Juli 2026 17:30 WIB
Teks foto : Ajang 4th Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026 dan Indonesian International Coconut Conference and Exposition 2026 di Medan. (Sawi)

Kitakininews.co.id -Pemerintah terus mendorong transformasi industri sawit dankelapa nasional melalui penerapan teknologi serta penguatan kualitas sumberdaya manusia. Upaya tersebut menjadi fokus dalam penyelenggaraan 4th Technologyand Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026 dan Indonesian International CoconutConference and Exposition 2026 yang digelar di Medan dari Rabu hingga Jumat.

Ajang 4th Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI)2026 dan Indonesian International Coconut Conference and Exposition 2026 diMedan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, praktisi, hinggapenyedia teknologi untuk membahas masa depan industri sawit dan kelapaIndonesia.

Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pemanfaatanteknologi terkini, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hilirisasiindustri, hingga strategi menghadapi tantangan global agar industri sawitnasional semakin efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Menurut panitia pelaksana TPOMI 2026, Posma Sinurat, industrisawit saat ini dituntut tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi jugamematuhi standar lingkungan dan berbagai regulasi internasional agar tetapmampu bersaing di pasar ekspor, termasuk Eropa.

"Tantangan Industri sawit saat ini tentu adalah patuhterhadap lingkungan tapi pada saat yang sama kita juga memperhatikanproduktivitas, efisiensi di pabrik kelapa sawit, ketaatan kita terhadapperaturan, kemudian pada saat yang sama kita juga harus meningkatkanproduktivitas karena peraturan-peraturan baik di Indonesia maupun kebutuhandari negara lain kita juga harus patuhi supaya kita bisa ekspor ke negaraseperti Eropa," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Asisten Deputi Pengembangan Industri Agro, Kimia, Farmasi, danTekstil Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Eripson Sinaga mengatakanpemerintah menilai penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas sumber dayamanusia menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi serta efektivitasindustri sawit.

Pertemuan para pelaku industri dalam forum ini diharapkanmelahirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas sektorperkebunan nasional.

"Ini memang menjadi salah satu motor untuk bisa mendorongefisiensi efektivitas dan ini bisa terjadi kalau ada teknologi yang baik SDMyang baik dan ini jika mereka berkumpul di sini tentu ada gagasan inovasi untukmeningkatkan produktivitas sawit kita," kata Eripson.

Penerapan teknologi yang semakin modern diharapkan tidak hanyameningkatkan efisiensi pabrik kelapa sawit, tetapi juga memberikan dampaklangsung kepada petani melalui peningkatan produktivitas dan nilai jual tandanbuah segar.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi,dan penyedia teknologi, industri sawit dan kelapa Indonesia diharapkan semakinberdaya saing, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebihbesar terhadap perekonomian nasional.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Harga CPO Rebound, Ekonom Sumut Prediksi Kenaikan hingga 4.250 Ringgit per Ton

News

Diancam Akan Dibunuh, Satu Keluarga Nginap di Polres Langkat

News

Satgas PKH Musnahkan Kebun Kelapa Sawit Ilegal di Taman Nasional Teso Nilo

News

Pecahkan Kaca Truk, Pria Asal Besitang Ditangkap Polres Langkat

News

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Industri Sawit Tekan Emisi Rumah Kaca

News

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Industri Sawit Tekan Emisi Rumah Kaca