Pemprov Sumut Koordinasi ke PT Pupuk Indonesia, Pastikan Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi untuk Petani

M Iqbal - Kamis, 09 Juli 2026 18:04 WIB
Teks foto : Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Perangin-angin (dua dari kiri) saat melaksanakan monitoring serta Rakor bersama PT Pupuk Indonesia. (Dok Kitakininews)

Kitakininews.co.id -PTPupuk Indonesia melaksanakan monitoring serta Rapat Koordinasi (Rakor) bersamaDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di GudangLini II BGR Payapasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Rabu(8/7/2026). Langkah ini guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusipupuk bersubsidi bagi petani di provinsi ini, dimana sebelumnya beredar isuketerbatasan stok di tingkat penerima pada titik serah (PPTS).

Dalampertemuan tersebut, hadir jajaran manajemen PT Pupuk Indonesia diantaranya SeniorManager Regional 1A Ikdul Jumai, Senior Manager Pergudangan Andy Putra Utama,Manager Sumut 1 Rizki Putra Phonna, Manager Sumut 2 Danny Utama Putra Tambunan,AVP Operasional Distribusi Aceh & Sumut Setiawan Suryo, serta jajaran DinasPertanian dan Ketahanan Pangan Sumut.

Monitoringyang dilanjutkan dengan diskudi dalam rangka koordinasi itu, membahas strategipemenuhan kebutuhan pupuk bersusidi. Mulai dari pengelolaan stok hinggapercepatan distribusi ke seluruh daerah pertanian di Sumatera Utara.

Berdasarkanhasil kordinasi tersebut, PT Pupuk Indonesia menegaskan ketersediaan pupukbersubsidi di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Termasuk pemantauan stoksecara bertahap hingga ke tingkat pengecer/PPTS, hingga memastikan kebutuhanpetani itu terpenuhi.

Adapunlangkah mempercepat penyaluran pupuk subdisi, PT Pupuk Indonesia telahmenerapkan pola distribusi lansung dari pabrik menuju Gudang Lini III. Sehinggaproses pengiriman ke wilayah dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Selamaperiode Smester I/2026, penyaluran pupuk bersubsidi menunjukkan peningkatansignifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sekitar 62% petani telahmelakukan penebusan pupuk bersubsidi, dan 38 % petani terdaftar masih belummenebus barang kebutuhan penting pertanian itu.

Selainitu dalam rangka meningkatkan kemudahan penebusan pupuk bersubsidi bagi petani,PT Pupuk Indonesia juga menyatakan kesiapannya guna menambah jumlahpengecer/PPTS di kawasan yang memiliki jarak cukup jauh dari lokasi petani. Dimanasaat ini ada sekitar 2.200 PPTS di Sumut dengan ketersediaan stok rata-rata sekitar10 ton per PPTS.

"Selainitu, evaluasi ketersediaan pupuk hingga tingkat pengecer/PPTS yang dilakukansecara rutin melalui rapat koordinasi mingguan. Adapun data hari ini, stok yangtersedian di gudang PT Pupuk Indonesia tercatat sebanyak 21.572 ton pupuk Ureadan 2.814 ton pupuk NPK," ujar Senior Manager Regional 1A Ikdul Jumai, Rabu(8/7/2026).

Sementaraitu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utaramelalui Sekretaris Dinas, Yusfahri Perangin-angin menyampaikan bahwa koordinasiini merupakan bagian dari langkah pemerintah provinsi (Pemprov) memastikankebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani tetap terpenuhi. Muaranya adalahdukungan terhadap peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan diwilayah Sumut.

"Melaluisinergi antara PT Pupuk Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,diharapkan distribusi pupuk bersubsidi semakin efektif, tepat sasaran, danmampu memenuhi kebutuhan petani di seluruh wilayah Sumatera Utara selama Tahun2026," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang

News

Kunjungi Gudang BULOG Medan, Menko Polkam Tegaskan Ketahanan Pangan adalah Ketahanan Nasional

News

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis

News

Polda Riau dan Kelompok Tani Panen Jagung di Pekanbaru

News

Rudi Alfahri Dorong Dinas Ketapang Buka Data Kebutuhan Jagung di Sumut

News

TNI AL Garap Ratusan Hektare Lahan Ketahanan Pangan