Antrian Kendaraan di SPBU Seperti Ular, Rudi Alfahri: Pertamina Harus Jujur Ada Apa

Heru - Senin, 13 Juli 2026 19:57 WIB
(Kitakininews/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakininews.co.id - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Langkat serta sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara (Sumut) menjadi sorotan tajam dari masyarakat dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta PT Pertamina terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab antrean BBM yang terjadi disejumlah daerah, termasuk Medan, Binjai dan Langkat.

"Pertamina harus jujur. Buka saja apa sebenarnya yang terjadi. Apakah memang stok BBM kurang atau ada kendala di lapangan dalam pengiriman BBM, sehingga tidak membuat masyarakat resah," tegas Rudi saat menanggapi keluhan masyarakat, Senin (13/7/2026)

Menurut Rudi, antrean kendaraan disejumlah SPBU sudah mengular dan mulai menimbulkan keresahan. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat hingga roda perekonomian jika tidak segera ditangani.

"Ini masyarakat sudah resah karena antrean sudah macam ular di SPBU yang ada di Medan, Binjai, Langkat dan daerah lainnya. Jangan ada yang ditutupi. Jujur saja kepada masyarakat," cetusnya.

Rudi juga menilai Pertamina tidak boleh membiarkan masyarakat terus bertanya-tanya di tengah antrean BBM yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah daerah.

Menurutnya, penjelasan yang terang dan terukur diperlukan agar tidak muncul berbagai spekulasi mengenai kondisi stok maupun sistem distribusi BBM di Sumatera Utara.

"Kalau persoalannya distribusi, sampaikan apa kendalanya dan berapa lama bisa dituntaskan. Jangan masyarakat dibiarkan antre berjam-jam tanpa mengetahui persoalan sebenarnya. Pertamina harus cepat mengambil langkah konkret, karena BBM menyangkut kebutuhan masyarakat dan pergerakan ekonomi," tegas Rudi.

Rudi mengingatkan bahwa keresahan yang terus dibiarkan berlarut-larut dapat memicu kemarahan masyarakat. Apalagi BBM merupakan kebutuhan vital yang bersentuhan langsung dengan aktivitas dan penghasilan masyarakat sehari-hari.

"Jangan tunggu masyarakat mengamuk baru semua sibuk bergerak. Redam keresahan ini dengan keterbukaan dan percepatan distribusi. Masyarakat hanya ingin kepastian, kapan pasokan BBM kembali normal dan antrean di SPBU berakhir," tandas Wakil Rakyat dari Dapil Sumut XII meliputi Kota Binjai dan Langkat ini.

Ia juga meminta pengawasan distribusi diperketat untuk memastikan pasokan BBM benar-benar sampai ke SPBU dan masyarakat. Pertamina, harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran BBM agar persoalan serupa tidak terus berulang.

"Pertamina harus evaluasi menyeluruh. Jangan sampai persoalan seperti ini berulang dan masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan," pungkasnya.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Area Manager Communication, Relations & CSR, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan distribusi BBM disejumlah wilayah Sumatera Utara sempat terkendala penyesuaian operasional armada pengiriman. Kondisi tersebut juga terjadi bersamaan dengan peningkatan konsumsi BBM pada periode libur sekolah.

Pertamina menyatakan telah menambah 15 unit mobil tangki dan 30 awak mobil tangki untuk memperkuat distribusi dari Fuel Terminal Medan. Penyaluran juga diprioritaskan ke SPBU yang stoknya kritis atau kosong.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan normal dan tidak melakukan pembelian berlebihan. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Bukan Sekadar Pengenalan Sekolah, MPLS SMAN 7 Medan Fokus Bentuk Karakter dan Nasionalisme Siswa Baru

News

Waspada! Antrean Panjang BBM di SPBU Bisa Bikin Harga Bahan Pangan Naik

News

Pulihkan Ekonomi Korban Bencana, Pemko Medan Dukung Percepatan Bansos dan Perbaikan Jalan

News

Kebakaran Ruko Sparepart di Jalan Semarang Medan Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebab

News

Toko Sparepart Mobil di Jalan Semarang Medan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Kendaraan

News

Prancis Siap Hentikan Ambisi Spanyol Menuju Partai Akhir, La Roja tak Gentar