Kitakininews.co.id -Api yang melalap satu unit rumah toko (ruko) empat lantai penjual suku cadang dan aksesoris mobil di Jalan Semarang, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (14/7/2026), setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman selama hampir enam jam.
Berdasarkan data sementara, sekitar 60 persen bangunan terbakar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara nilai kerugian material belum dapat dipastikan.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bangunan. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Medan tidak hanya berupaya memadamkan kobaran api, tetapi juga melokalisasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain, termasuk sebuah bank swasta yang berada tepat di samping ruko.
Kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Asap hitam pekat terlihat membumbung dari lantai empat bangunan yang diduga difungsikan sebagai gudang penyimpanan suku cadang mobil. Kepanikan sempat terjadi ketika warga bergegas memindahkan kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi agar tidak ikut terbakar.
Sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Besarnya kobaran api serta banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat proses pemadaman memakan waktu cukup lama hingga akhirnya api berhasil dikuasai pada sore hari.
Camat Medan Kota, Andi Syahputra, mengatakan kawasan Jalan Semarang merupakan pusat perdagangan aksesoris dan suku cadang mobil di Kota Medan. Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, api pertama kali diketahui muncul dari lantai empat ruko yang berada di samping Gedung Bank Mestika.
"Ini toko sparepart. Pemilik menyampaikan api berasal dari lantai empat. Penyebabnya apakah dari listrik atau faktor lain masih belum diketahui. Yang terpenting saat itu kami fokus melakukan pemadaman. Warga di kanan dan kiri lokasi juga sudah kami evakuasi," ujar Andi Syahputra.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Sementara itu, penyelidikan penyebab kebakaran masih dilakukan aparat kepolisian.