Kitakininews.co.id - Sebanyak 324 siswa baru resmi memulai perjalanan akademis mereka di SMA Negeri 7 Medan. Menyambut kehadiran keluarga baru tersebut, sekolah yang terletak di Jalan Timor ini menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan konsep yang semarak, interaktif, dan jauh dari kesan menegangkan.
Suasana MPLS terlihat sangat hidup dan penuh antusiasme. Alih-alih hanya duduk diam mendengarkan pemaparan yang menjemukan, para peserta didik baru diajak aktif berpartisipasi lewat berbagai metode pembelajaran yang menyenangkan.
Kepala SMA Negeri 7 Medan, Suyono, S.Pd., M.Or., berharap pendekatan yang ramah dan edukatif ini mampu menghilangkan rasa cemas yang kerap dialami siswa baru saat memasuki lingkungan sekolah yang asing.
MPLS di SMA Negeri 7 Medan tahun ini hadir dengan konsep yang lebih mendalam. Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan tahunan ini tidak hanya sekadar formalitas untuk mengenalkan fasilitas fisik sekolah, melainkan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan cinta tanah air.
Suyono menyampaikan bahwa MPLS merupakan gerbang transisi yang sangat krusial bagi siswa yang baru saja lulus dari jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
"MPLS merupakan gerbang awal bagi siswa untuk mengenal budaya sekolah, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi pedoman di SMA Negeri 7 Medan. Kami ingin para peserta didik baru merasa nyaman, mampu beradaptasi dengan cepat, dan memiliki semangat belajar sejak hari pertama," jelas Suyono di lingkungan sekolah, Jalan Timor, Medan.
Menurut Suyono, seluruh materi yang disajikan kepada para siswa baru telah dirancang secara matang. Sekolah ingin memastikan aspek penting seperti kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan kemampuan bekerja sama tertanam sejak dini. Melalui pembekalan wawasan kebangsaan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas tinggi serta mampu menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka berada.