Kitakininews.co.id - Antrean kendaraan mengular terjadi di hampir seluruh SPBU di Kota Medan dalam beberapa hari terakhir. Warga harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak atau BBM. Kondisi ini diduga dipicu terganggunya distribusi pasokan ke sejumlah SPBU.
Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat memenuhi area SPBU di berbagai titik di Kota Medan. Bahkan, antrean meluber hingga ke badan jalan dan menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan hingga sekarang, Rabu (15/7/2026).
Sejumlah warga mengaku harus mengantre selama beberapa jam demi mendapatkan BBM. Tidak sedikit pula pengendara yang harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya karena stok bahan bakar habis.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, Selasa (14/7/2026), menjelaskan antrean panjang bukan disebabkan kelangkaan stok BBM, antrean panjang bukan disebabkan kelangkaan stok BBM, melainkan terganggunya distribusi akibat aksi mogok massal para sopir mobil tangki pengangkut BBM.
Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri guna menyiapkan personel yang dapat membantu pengoperasian armada distribusi sementara, sekaligus melakukan pengamanan selama proses penyaluran BBM berlangsung.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap distribusi BBM dapat kembali normal dalam waktu dekat sehingga antrean panjang di SPBU segera terurai dan aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.