Beli BBM Pakai Kode Barcode, Abdul Rahim: Pertamina Harus Terus Sosialisasikan Kepada Konsumen

- Kamis, 02 Maret 2023 18:50 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/ARS.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) meminta PTPertamina Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memaksimalkan penerapan aturanmembeli minyak subsidi jenis solar bagi kendaraan roda empat atau lebih, denganmenggunakan QR (Quick Response) Code, berlaku, Selasa (7/3/2023).

 

"Kitaberharap sosialisasi bagi konsumen lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkankegaduhan," kata Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim melalui sambungan seluler diMedan, Rabu (2/3/2023).

 

Hal inidikatakan Abdul Rahim merespon uji coba penerapan kebijakan PT Pertamina untukmendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar diseluruh Indonesia,termasuk Sumatera Utara.

 

Kebijakanyang bertujuan bagaimana mengatur penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dankuota serta sesuai aturan, mengacu pada SK BPH Migas No. T/928/MG.05/BPH/2022tentang pelaksanaan uji coba pendistribusian JBT dengan QR Code dan SK KepalaBPH Migas No 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020 mengenai pengendalian Jenis BahanBakar Tertentu Solar Subsidi.

 

Menyikapihal ini, Abdul Rahim mengapresiasi langkah dan kebijakan BUMN ini, gunamembantu masyarakat yang masuk dalam kelompok utama penerima subsidi itu.

 

"Namundi sisi lain kita melihat terkait penerapan teknisnya, tidak semua konsumenatau pengendara memiliki alat telekomunikasi seperti ponsel Android yang bisamengakses fitur seperti disyaratkan Pertamina," tandasnya.

 

Kemudian, lanjutWakil Rakyat yang akrab disapa ARS ini, tidak semua pengendara memahamisyarat-syarat untuk mendapatkan subsidi, mengingat kelompok penerima ada yangberasal dari daerah terpencil, sehingga rawan disalahgunakan oknum tertentu,yang ingin mendapatkan keuntungan.

 

"Kitalihat penerima subsidi selama ini tidak tepat sasaran, dan berbagai caradigunakan agar mereka memperoleh BBM dengan memanfaatkan orang lain," tuturnya.

 

Dan yangjauh lebih penting, sambung ARS, penerapan aturan ini harus dilakukan secarabijak dan hati-hati, selain lantaran BBM merupakan komoditas utama, perludisikapi langkah mengantisipasi penyaluran di tengah akan datangnya bulan suciRamadhan.

 

Karenanya, ARSmeminta kepada PT Pertamina untuk memaksimalkan sosialisasi secara lebihintensif, dengan tujuan utama dapat menyeleksi kelompok penerima yangbenar-benar membutuhkan BBM untuk keperluan usaha kecil, yang menggunakankendaraan.

 

Sebelumnya,PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut melalui Area Manager Communication Relation& CSR Sumbagut, PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria telahmenggandeng  Pemprovsu, dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu)melakukan launching 300 posko pendaftaran Subsidi Tepat di Sumatera Utara mulaiRabu 1 Maret 2023.

 

Bagi merekayang belum memiliki barcode mendapatkan BBM Solar Subsidi pada 7 Maretnanti,  Satria menyebutkan, mereka tetap dilayani, namun pembelianmaksimal hanya 40 liter.

 

Denganadanya digitalisasi ini, lanjutnya, semua akan terlihat nomor polisikendaraannya, jenis kendaraannya maupun pembeliannya. Mengacu pada ketentuanBPH Migas pembelian maksimal 200 liter per hari, sedangkan di Sumut mengacupada Peraturan Gubernur (Pergub) pembelian maksimal 100 liter/hari.

 

Selain itu,juga untuk mengurangi tindakan-tindakan pidana yang dilakukan oknum-oknum.Seperti diketahui disparitas harga ini membuat adanya tindakan kecurangan darioknum baik dengan menimbun maupun menjual kembali,” ujarnya.

 

 

Redaksi

 

Berita Terkait

News

Dojang Taekwondo Diresmikan, Fokus ke Pembentukan Karakter Siswa

News

Residivis di Padangsidimpuan Utara Kembali Masuk Bui Gegara 98,84 Gram Sabu

News

Indonesia U-20 Hajar Laos 3-0, Gholy Bawa Garuda Muda ke Puncak

News

Kajari Toba Lantik Tommy Eko Pradityo Jadi Kasi Intelijen

News

Penggelapan Rp6,3 M, Saksi Ragukan Terdakwa Sejak Pertama Bertemu

News

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi