Viktor Silaen: Capaian Kinerja ASN Jangan Hanya Berbasis Finger Print

Heru - Kamis, 16 Juli 2026 22:05 WIB
(Kitakininews/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai Golkar, Viktor Silaen SE MM

Kitakininews.co.id -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi Partai Golkar Viktor Silaen SE MM mengkritik kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilainya belum sepenuhnya berorientasi pada capaian kerja.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi pandangan Ketua Komisi II DPR RI yang menilai sebagian ASN belum menunjukkan mentalitas kerja dan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara optimal.

"ASN ini ibarat sudah terjebak di zona nyaman. Hal ini sangat berbeda dengan pegawai swasta yang bekerja berbasis kinerja. PNS justru harus banyak belajar dari pegawai swasta, jangan bekerja hanya berbasis Finger Print untuk absensi," ujarnya kepada wartawan di Gedung dewan Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (16/7/2026).

Menurut Viktor, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) sudah seharusnya melakukan evaluasi dan tabulasi terhadap capaian kinerja bawahannya. Hal itu merupakan bagian dari tanggung jawab moral, amanah jabatan, serta bentuk pertanggungjawaban atas gaji yang bersumber dari uang rakyat.

"Apa yang dikerjakan harus jelas. Kalau bisa setiap kepala OPD melaporkan progres kerjanya. Contohnya Dinas Pertanian, dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani, apa yang sudah dilakukan, mana contohnya, apakah sudah ada aksi nyata. Itu harus dipaparkan secara detail," tandasnya.

Tak hanya itu, Viktor kemudian membandingkan sistem penilaian kinerja ASN dengan pegawai swasta, khususnya karyawan pabrik, yang menurutnya memiliki indikator kerja yang jelas dan terukur.

"Misalnya pekerja di pabrik, semua pekerjaannya terukur dan berbasis kinerja. Bahkan bonus maupun tambahan penghasilan diberikan berdasarkan capaian kerja. Sementara kalau PNS sekarang, saya rasa masih banyak yang duduk minum kopi, siangnya sudah pulang," cetusnya.

Viktor mendorong agar ASN terus berbenah untuk meningkatkan kualitas kinerja serta menjaga etika profesi sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan.

Masih kata Viktor, bahwa pelayanan publik yang optimal menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap ASN.

"Pelayanan yang optimal menjadi kunci utama agar masyarakat menghargai dan menghormati profesi ASN. Namun sekarang masih banyak masyarakat yang memandang sebelah mata karena menganggap menjadi ASN hanya menjamin masa depan," tandasnya.

Ia berharap paradigma tersebut dapat diubah melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembinaan sejak pendidikan dasar ASN maupun pada proses rekrutmen.

"Jangan sampai muncul anggapan bahwa ASN kerjanya hanya duduk-duduk, minum kopi, lalu siang hari sudah pulang. ASN harus terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap pembentukan karakter itu dimulai sejak pendidikan dasar ASN maupun pada rekrutmen berikutnya," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Terima Kunjungan Tim FCDO Inggris, Sutarto Dukung Pembangunan Ekonomi Hijau

News

Rudi Alfahri: Pertamina Jangan Hanya Bergantung 1 Vendor

News

Dameria: Kepsek Jangan Arahkan Peserta Didik Beli Seragam Sekolah di Konveksi Tertentu

News

Zeira Minta Dana TKD Diberikan Utuh, Tanpa Pemangkasan

News

Pertamina Tak Jujur Soal Kisruh Distribusi BBM

News

Rudi Alfahri Rangkuti Imbau Warga Tak Panic Buying BBM