Kitakininews.co.id - Periode usia emas (golden age) anak usia 0 hingga 3 tahun menjadi fase paling krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia masa depan. Merespons kebutuhan tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan menggandeng Tanoto Foundation untuk memperkuat layanan stimulasi dan pola pengasuhan anak berbasis komunitas di Kota Medan.
Dukungan tersebut ditegaskan oleh Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, saat menerima audiensi jajaran pengurus Tanoto Foundation di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (21/7/2026).
Airin menekankan bahwa karakter anak usia dini sangat ditentukan oleh lingkungan serta figur pengasuh di sekitarnya. "Anak-anak itu ibarat kertas polos, mereka merekam dan meniru apa yang dilakukan serta diucapkan oleh orang tua maupun pengasuhnya. Karena itu, pendampingan karakter dan pola asuh yang tepat di fase golden age ini sangat vital," ujar Airin.
Sinergi antara TP PKK Kota Medan dan Tanoto Foundation ini diwujudkan melalui rencana pembentukan 5 Rumah Sigap yang tersebar di beberapa titik Kota Medan.
Regional Lead Tanoto Foundation Sumatra Utara, Medi Yusva, menjelaskan bahwa Rumah Sigap dihadirkan sebagai pusat pelayanan berbasis komunitas yang memberikan edukasi stimulasi pola pengasuhan holistik integratif.
Fokus intervensi Rumah Sigap meliputi perkembangan bahasa dan komunikasi anak; penguatan sosial-emosional; stimulasi motorik kasar dan halus; dan pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan pengasuhan.
"Karakter dan daya saing bangsa pada era Indonesia Emas 2045 mendatang ditentukan oleh bagaimana cara kita mengasuh anak-anak hari ini. Saat ini program Rumah Sigap sedang memasuki tahap pelatihan kader dan ditargetkan beroperasi penuh pada awal tahun depan," terang Medi.
Istri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tersebut menambahkan, program yang diusung Tanoto Foundation sangat selaras dengan pilar utama program PKK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Medan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas cakupan edukasi pengasuhan hingga ke tingkat dasawisma.
Audiensi strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan organisasi wanita dan instansi teknis Pemko Medan, antara lain Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Medan, Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Barli Mulia Nasution; Kepala Dinas DP3APMP2KB Kota Medan, Edliaty; Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane.