Kitakininews.co.id - Setelah proses evakuasi yang berlangsung sejak Senin dini hari, seluruh korban ledakan rumah di Komplek Grand Polonia, Kota Medan, akhirnya berhasil ditemukan. Korban terakhir dievakuasi dari bawah reruntuhan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Proses pencarian dilakukan secara bertahap menggunakan alat berat berupa crane dan ekskavator untuk memindahkan material bangunan yang roboh.
Sebelumnya Selasa sekitar pukul 14.00 wib, Wali Kota Medan Rico Waas bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal, sementara penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan Laboratorium Forensik Polri.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Perumahan Grand Polonia, Jalan Mustang, Kota Medan.
Didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Rico Waas melihat secara langsung proses evakuasi dan pencarian korban yang hingga kini masih berada di dalam bangunan. Petugas gabungan dari Basarnas, Polri, BPBD, dan instansi terkait tampak bekerja hati-hati menyingkirkan puing-puing bangunan yang menumpuk akibat ledakan hebat yang terjadi pada Senin sore, (20/7/2026).
Saat peninjauan, tim penyelamat memusatkan pencarian di lantai dua rumah yang roboh. Proses evakuasi dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat karena kondisi bangunan dinilai masih berisiko mengalami pergeseran material.
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik atau Puslabfor Polri. Menurutnya, seluruh hasil investigasi akan disampaikan secara resmi setelah proses penyelidikan selesai.
Berdasarkan data administrasi kependudukan, rumah tersebut diketahui milik seorang warga berinisial C. Sementara itu, aparat kepolisian terus memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan area sekaligus memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan penyebab ledakan.