Kitakininews.co.id - Pesatnya perkembangan teknologi di era digital membawa tantangan besar terhadap moral dan karakter generasi muda. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Medan menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama menjaga kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Dukungan tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM) TQN Nurul Yakin di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (23/7/2026).
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Nazir Masjid TQN Nurul Yakin, Buya Rasyidin Abdul Latif, beserta jajaran Pemko Medan, Rico Waas mengapresiasi inisiatif tokoh agama yang konsisten merangkul masyarakat melalui kegiatan positif.
Menurut Rico, kemajuan zaman harus berjalan berdampingan dengan pembinaan karakter keagamaan agar masyarakat tidak kehilangan arah.
"Kemajuan zaman harus diimbangi dengan pembinaan spiritual agar masyarakat, terutama generasi muda, tetap memiliki karakter yang kuat serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara," ujar Rico Waas.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai agama mengajarkan keterikatan yang kuat terhadap keselamatan bangsa dan lingkungan sekitar.
"Kalau seseorang mencintai agamanya, tentu ia juga akan mencintai negaranya. Agama mengajarkan kita menjaga keutuhan bangsa, negara, dan lingkungan tempat kita hidup," tambahnya.
Audiensi tersebut digelar dalam rangka mengundang secara resmi Wali Kota Medan untuk hadir pada peringatan Haul ke-9 Syekh Abdul Latif Deli (Wakil Talqin TQN Suryalaya Korwil Medan) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026.
Nazir Masjid TQN Nurul Yakin, Buya Rasyidin Abdul Latif, menjelaskan bahwa peringatan tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan syiar Islam, tetapi juga aksi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian Kegiatan diantaranya, Zikir Akbar & Doa Bersama, yang berfokus pada keselamatan dan keutuhan bangsa. Kemudian memberikan santunan sosial dengan pembagian bantuan beras kepada 200 hingga 300 kaum duafa dan fakir miskin.
Dilakukan juga penguatan silaturahmi sebagai sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan persatuan masyarakat Kota Medan.