Kitakini.news– Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara(DPRD Sumut), dr Tuahman Franciscus Purba M.Kes, Sp.An mempertanyakan kinerja BadanPertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Sumut terkait denganpelantikan ratusan pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut(Pemprovsu), yang terdapat nama orang yang sudah meninggal dan pensiun yang masukdalam daftar pejabat yang dilantik.
Menurut Tuahman,lolosnya sejumlah nama-nama ASN yang sudah pensiun dan meninggal untuk dilantikmenjadi pejabat eselon, tidak terlepas dari lemahnya pengawasan dan kroscekdari Baperjakat.
Sebab, lanjutTuahman, nama-nama pejabat yang akan dilantik harus diusulkan terlebih dahuluke Baperjakat untuk dinilai kapasitas dan trackrecord-nya, apakah layak atautidak dan lain sebagainya.
“Seluruh ASNyang akan dilantik untuk menduduki suatu jabatan, harus melalui Baperjakat,karena badan ini yang akan memberikan masukan serta usulan kepada pimpinan OPDterhadap ASN yang akan diajukan untuk menduduki suatu jabatan. Yang pastiBaperjakat sebelumnya akan melihat trackrecord ASN yang diajukan tersebut,”paparnya.
Namun jika merunutpersoalan ini, masih kata Tuahman, Tim Baperjakat dinilai tidak teliti dalamkinerjanya. Sebab, masih ada juga ASN yang sudah pensiun dan yang sudahmeninggal masuk dalam daftar nama pejabat eselon yang dilantik.
“Ini sangatmembuat preseden buruk bagi Sumut Bermartabat diakhir periodesasi.Harusnya peristiwa ini tidak terjadi diakhir periodesasi Sumut Bermartabat,”tandasnya.
Tidakhanya itu, Tuahman juga mengungkapkan bahwa Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut akansegera mengusulkan kepada Komisi A dan pimpinan dewan untuk segera membentukpanitia khusus (Pansus) yang nantinya bertugas menelusuri pelantikan ratusanpejabat eselon yang tidak wajar ini.
“Tegas sayakatakan, kami (Fraksi NasDem,red) akan mengusulkan pembentukan Pansus gunamenyelidiki apa yang terjadi dari pelantikan ratusan eselon tersebut, sehinggamembuat preseden buruk bagi Sumut Bermartabat diakhir masa periode,”pungkasnya.
“Kitaharapkan seluruh pimpinan dewan juga satu pemikiran dengan Fraksi NasDem untukmembentuk Pansus, supaya terbuka apa dibalik sebenarnya yang terjadi dari pelantikanratusan pejabat eselon tersebut,” cetusnya.
Redaksi