Kitakininews.co.id - Jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Sidimpuan berziarah ke makam Syekh H Ja'far Abdul Wahab (Ketua MUI Sumut pertama (1975-1980) serta makam Drs. H. Ahmad Syaukani dan Drs. Mhd Irsyad Hasibuan, Minggu (26/7/2026).
Didepan Pusara Syekh H Ja'far Abdul Wahab, pengurus MUI Sidimpuan memanjatkan doa. Tak hanya, doa juga dilakukan dimakam tokoh MUI tersebut yakni Ketua Umum MUI Kota Padang Sidimpuan lainnya seperti Drs H Zulfan Efendi Hasibuan, MA, Sekum MUI Dr H. Zul Anwar Ajim Harahap, MA, Wakil Ketua MUI Drs. H. Samsuddin Pulungan, M.Ag serta Ketua dan Sekretaris Komisi di MUI Padang Sidimpuan.
Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI), jajaran MUI.
Dalam menziarahi ketiga makam yang berada di wilayah Kota Padang Sidimpuan ini, Dewan Pengurus MUI didampingi ahli waris makam almarhum Syekh H. Ja' far Abdul Wahab (Ketua MUI Sumut pertama) terletak di Gang Dame, Kampung Darek, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan.
Makam alAlm. Drs. H. Ahmad Syaukani yang tercatat sebagai Ketua Umum MUI Kota Padang Sidimpuan kedua selama dua periode (2003 - 2013) terletak di Pemakaman Umum Simpang Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Sedangkan makam Alm. Drs. Mhd Irsyad Hasibuan yang tercatat sebagai Sekretaris umum MUI Kota Padangsidimpuan 2003-2021 terletak di di Pekuburan Gang Air Bersih Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum MUI Padang Sidimpuan ustadz Drs.H Zulfan Efendi Hasibuan, MA, mengatakan almarhum Syekh H. Ja' far Abdul Wahab yang tercatat sebagai Ketua MUI Provinsi Sumatra Utara pertama Periode 1975-1980 merupakan menantu Syekh Musthofa Husein, pendiri Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, Mandailing Natal.
Syekh Jakfar Abdul Wahab yang lahir tahun 1902 dan wafat tahun 1992 dimakamkan di pekuburan keluarga di Gang DAME IV Kota Padang Sidimpuan, juga dikenal sebagai tokoh dan ulama pelopor dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Utara.
Sedangkan, almarhum Drs. H. Ahmad Syaukani dan Drs. Mhd Irsyad Hasibuan merupakan tokoh dan ulama yang telah mendedikasikan ilmu dan hidupny untuk membesarkan MUI Kota Padangsidimpuan dalam masa yang berbeda.
"Ziarah yang kita lakukan dalam rangka Ulang Tahun MUI ke 51 Tahun 2026.Milad MUI jatuh pada hari ini, tanggal 26 Juli 2026. Hal ini kita lakukan untuk mendoakan mereka sekaligus mengenang jasa mereka terhadap majelis ulama," ujar ustadz Zulfan.
Ustadz Zulfan berharap, kegiatan ziarah tersebut dapat menjadi motivasi bagi pengurus MUI agar semangat dalam berjuang melanjutkan perjuangan para ulama terdahulu dalam mengemban tugas ulama sebagai pewaris nabi, sekaligus sebagai Khadimul ummah ( pelayan ummat) dan Shadiqul Hukuman (mitra pemerintah).
Sekum MUI Kota Padangsidimpuan Dr. H. zul Anwar Ajim Harahap, MA, menambahkan, ziarah tersebut dilakukan sebagai tanda kedekatan dengan ulama-ulama terdahulu yang banyak mendedikasikan hidup untuk kepentingan umat.
"Dengan berziarah kita bisa mengambil hikmah sekaligus menjadikan perjuangan tokoh dan ulama MUI dalam melaksanakan tugas keummatan sebagai pendorong bagi kita untuk melanjutkan perjuangan demi kepentingan umat," tuturnya.
Menurutnya, dengan berziarah, orang akan mengingat bahwa kematian itu sesuatu yang pasti.
"Tentunya ziarah akan menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," tandasnya. (**)