Kitakininews.co.id - Hujan lebat yang mengguyur Kota Pematangsiantar selama berjam-jam memicu longsor di dua lokasi di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kamis (30/7/2026) malam, hingga menyebabkan delapan warga terluka dan sejumlah bangunan rusak.
Selain menimpa permukiman warga, longsor juga merusak satu unit kamar tidur santri di sebuah pondok pesantren setempat. Dua unit rumah kontrakan dilaporkan roboh akibat material longsoran.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar bersama Pemerintah Kecamatan Siantar Martoba bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban begitu laporan diterima.
"Delapan korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih guna mendapat perawatan medis, sementara korban yang tidak mengalami luka ditempatkan sementara di lokasi yang lebih aman," kata Dedy Idris Harahap, Jumat (31/7/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar itu menyebut, pascakejadian pihaknya menyiapkan bantuan berupa pangan dan kebutuhan sehari-hari bagi para korban, serta akan melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak akibat longsor.
Menyikapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Dedy mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun keluarga, segera melaporkan setiap kejadian bencana kepada pihak berwenang, serta menyiapkan persediaan obat-obatan dasar di rumah masing-masing.
Ia turut meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi situasi bencana.