Kitakininews.co.id -SatuanTugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) PascabencanaSumatera mencatat 415 dari 597 jembatan yang ditangani Satgas Jembatan TNIAngkatan Darat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah rampung.Sebanyak 182 jembatan lainnya masih dalam proses pemasangan.
KetuaSatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasiatas kerja Satgas Jembatan TNI di wilayah terdampak. Menurutnya, pembangunanjembatan memberikan pengaruh langsung terhadap percepatan pemulihan konektivitasmasyarakat.
"KerjaSatgas Jembatan sangat luar biasa di lapangan. Kerja riil dan sangatberpengaruh untuk percepatan pemulihan bencana Sumatera," kata Tito dalamketerangannya, Sabtu (1/8/2026).
Pemulihanjembatan tidak hanya menyambungkan kembali wilayah yang sebelumnya terputus.Infrastruktur tersebut juga membuka akses masyarakat menuju sekolah, fasilitaskesehatan, pusat perekonomian, lahan pertanian, dan layanan publik lainnya. Kehadiranjembatan menjadi bagian penting dalam mengembalikan rasa aman sekaligus mempercepat kehidupanwarga kembali normal.
DiAceh, Satgas Jembatan TNI AD menangani 301 jembatan. Sebanyak 192 unit telahselesai dan 109 unit masih dalam proses pemasangan. Pekerjaan tersebut terdiriatas 60 Jembatan Bailey, 136 Jembatan Armco, serta 105 Jembatan Perintis.
Pembangunandi Sumatera Utara mencakup 219 jembatan, dengan 153 unit telah rampung dan 66unit masih dikerjakan. Jumlah tersebut terdiri atas 31 Jembatan Bailey, 77Jembatan Armco, serta 111 Jembatan Perintis atau jembatan gantung.
Sementaraitu, dari 77 jembatan yang ditangani di Sumatera Barat, sebanyak 70 unit telahselesai dan tujuh lainnya masih dalam proses pemasangan. Penanganannya meliputi16 Jembatan Bailey, 30 Jembatan Armco, dan 31 Jembatan Perintis.
Secara akumulatif, Satgas Jembatan TNI AD menangani 107 Jembatan Bailey dengan75 unit telah selesai, 243 Jembatan Armco dengan 219 unit rampung, serta 247Jembatan Perintis atau gantung dengan 121 unit selesai. Capaian tersebutmenunjukkan pembangunan Jembatan Armco menjadi yang paling progresif, dengansekitar 90 persen pekerjaan telah diselesaikan.
Pembangunan ratusan jembatan itu berjalan beriringan dengan pemulihan jaringantransportasi lainnya. Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 1 Agustus 2026,seluruh 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional yang terdampak di tigaprovinsi telah kembali fungsional.
Pada jaringan jalan daerah, sebanyak 2.291 dari 2.421 ruas terdampak telahberfungsi. Adapun jembatan daerah yang kembali fungsional mencapai 821 dari1.184 unit terdampak. Kondisi tersebut menunjukkan pemulihan terus bergerak,meskipun masih terdapat pekerjaan besar yang perlu diselesaikan, terutama padajembatan daerah.