Rudi Alfahri Desak KPPU Usut Dugaan Spekulan di Balik Kelangkaan Semen di Sumut

Heru - Rabu, 05 Agustus 2026 20:42 WIB
(Kitakininews/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PAN, Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakininews.co.id - Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Medan bersama instansi terkait segera mengusut dugaan praktik spekulasi yang diduga menjadi penyebab kelangkaan dan lonjakan harga Semen disejumlah daerah ini.

Rudi mengatakan, harga Semen di beberapa wilayah, seperti Medan, Deli Serdang, Asahan, dan Tanjung Balai, kini berkisar antara Rp70.000 hingga Rp85.000 per sak.

Menurutnya, kondisi tersebut telah membebani masyarakat maupun pelaku usaha konstruksi.

"Saya mendesak KPPU Wilayah I Medan segera mengusut jalur distribusi semen dari pabrik hingga agen. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan distribusi oleh oknum tertentu, harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Rudi kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi perdagangan dan perekonomian, Rudi menilai terganggunya pasokan sejumlah merek Semen di pasaran perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menghambat aktivitas pembangunan.

Menurutnya, kelangkaan Semen tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga dapat mengganggu pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah maupun swasta.

Ia menjelaskan, keterlambatan pasokan semen berpotensi menyebabkan pekerjaan konstruksi terhenti, meningkatkan biaya proyek akibat membengkaknya Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta mengganggu arus kas kontraktor. Selain itu, material yang telah terpasang seperti besi tulangan berisiko mengalami kerusakan apabila proses pengecoran tertunda dalam waktu lama.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Rudi meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut segera melakukan inspeksi mendadak ke gudang-gudang distributor guna memastikan tidak terjadi penahanan stok.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mendorong pemerintah daerah mengambil langkah stabilisasi pasokan melalui operasi pasar apabila diperlukan, serta meminta produsen semen memprioritaskan distribusi ke wilayah Sumatera Utara agar kebutuhan masyarakat dan sektor konstruksi dapat terpenuhi.

"Semen merupakan material penting dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap stabil sehingga tidak merugikan masyarakat maupun dunia usaha," terang Rudi.

Rudi berharap langkah cepat dari KPPU, Disperindag, produsen, dan aparat terkait dapat segera mengembalikan stabilitas pasokan dan harga Semen di Sumatera Utara. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Sofyan Tan: Pangan Organik Bukan Tren, tapi Upaya Menjaga Bumi dan Manusia

News

Dinilai Cacat Prosedural, Zeira Salim "Gugat" Hasil Pemilihan 7 Komisioner KPID Sumut

News

Cegah DBD Saat Pancaroba, Pemuda Pancasila Polonia Fogging Permukiman Warga

News

Ebenejer Sitorus Soroti Persoalan Kamar Penuh dan Antrean Panjangan di Rumah Sakit

News

Mangapul: Keracunan MBG Berulang, Perlu Dievaluasi Total Jangan Sampai Anak Bangsa “Lelet” Berpikir

News

Komitmen Pusat Percepat Pembangunan dan Jaga Stabilitas Ekonomi Sejalan Dengan visi PAN