Kitakininews.co.id - Di tengah pesatnya arus disrupsi teknologi dan integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pers, pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menggelar aksi silaturahmi lintas generasi, Kamis (13/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk menghormati dedikasi para jurnalis senior yang pernah bertugas di lingkungan Pemko Medan.
Salah satu momen berkesan terjadi saat rombongan PWPM mengunjungi kediaman Hj. Mardiana Chaniago (84) atau yang akrab disapa Bundo di Jalan Senam, Kecamatan Medan Kota. Tokoh pers kelahiran 17 Juli 1942 tersebut tak mampu menahan haru saat disambut para jurnalis muda.
"Di usia 84 tahun, Bundo sangat tersanjung atas kedatangan anak-anak Bundo yang masih aktif. Fisik mungkin terbatas, tetapi pikiran belum lemah," ujar Bundo sembari menyeka air mata.
Bundo merupakan saksi sejarah transformasi pers—mulai dari era penulisan berita tangan, mesin tik, komputer, hingga era telepon pintar saat ini.
Ketua PWPM, Muhammad Edison Ginting, menegaskan bahwa pengalaman para jurnalis senior adalah fondasi penting yang tidak boleh terputus. "Kedatangan kami adalah bentuk penghormatan atas dedikasi Bundo. Kami ingin merawat hubungan antargenerasi agar para senior tidak terlupakan saat zaman terus bergerak," ujar Ginting.
Selain Bundo, PWPM menyambangi sejumlah nama senior lainnya seperti Idris Pasaribu, H. Marjili, Zulfikar Tanjung, Sri Sahati, dan Nurlinsyah (Kak Butet). Penyerahan tanda penghormatan juga difasilitasi di Sekretariat PWPM, Kantor Wali Kota Medan.