Kitakininews.co.id -Bank IndonesiaProvinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Medan resmi membuka MedanDigiFest 2026 di Lapangan Merdeka, Kota Medan.
Pembukaandilakukan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utaradan Wali Kota Medan, Rico Waas, yang bertujuan untuk mendorong kota medan makindigital, tranparan serta mengantisipasi kebocoran PAD.
Medan DigiFest2026 merupakan bagian dari peningkatan efisiensi bagi pelaku usaha,optimalisasi penerimaan daerah, hingga terwujudnya perekonomian yang semakininklusif.
Deputi KepalaPerwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyampaikan perkembangantransaksi keuangan digital di Sumatera Utara yang terus menunjukkan pertumbuhanyang positif. Hingga Triwulan II 2026, jumlah merchant QRIS di Sumatera Utaratelah mencapai Rp1,8 juta merchant atau tumbuh 20,47% secara tahunan.
Sementara itu,volume transaksi QRIS mencapai Rp144 juta transaksi atau tumbuh 90,53% secaratahunan, dengan jumlah pengguna mencapai Rp3,2 juta atau meningkat 15,99%secara tahunan. Bank Indonesia berkomitmen untuk senantiasa hadir mendukungpemerintah terutama dalam mendorong peningkatan transaksi keuangan digital.
Dalam pembukaanini, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi atasperan Bank Indonesia dalam mendorong implementasi elektronifikasi transaksipemerintah daerah melalui sistem pembayaran digital.
Digitalisasipembayaran dinilai dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas penerimaan daerah.
Pada tahun ini,rangkaian kegiatan Medan DigiFest berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 danmenghadirkan beragam kegiatan, antara lain talkshow, bazar UMKM, berbagaiperlombaan, serta hiburan dan konser musik yang menampilkan musisi lokal hinggaartis nasional.