Kitakininews.co.id -Kebakaran hebat yang melahap satu unit rumahbertingkat dua di Gang Melati 7 Kelurahan Tanobato, Kecamatan PadangdisimpuanUtara, Kota Padangsidimpuan membuat suasana sekitar menjadi mencekam. Selain balitausia tiga tahun yang menjadi korban tewas, berikut beberapa keterangan yangberhasil dihimpun.
Rumah bertingkat dua tersebut merupakan tempattinggal sekaligus juga usaha air minum isi ulang. Korban tewas berinisial N Adalahanak bungsu dari pasangan Hariman Siregar dan Adiler Betmen Sitompul.
Peristiwa itu juga menghanguskan bagian bangunan,sejumlah peralatan dan barang di dalam. Seperti satu unit sepeda motor yangturut ludes terbakar, dimana laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) KotaPadangsidimpuan kerugian ditaksir mencapai Rp400 Juta.
Seorang saksi mata yang juga tetangga korban,Arief Matondang mengatakan bahwa dirinya mengatahui peristiwa kebakaran itusetelah mendengar ada ledakan. Ia pun keluar dari rumah untuk memastikankeadaan.
Saat melihat keluar, ia mendapati api membesar dibagian pintu masuk hingga ruang tamu. "Kondisinya di dalam itu ada gas (tabunggas). Saya dan warga lain pun berusaha memadamkan api," sebutnya.
Upaya warga memadamkan api lanjut Arief, takmampu mengimbangi besarnya kobaran api. Sehingga kebakaran seluruh bagian rumahtak terhindarkan.
"Kami beberapaorang yang melihat langsung membantu menyiram-nyiram. Karena tidak sangguplagi, kami berteriak meminta pertolongan," tuturnya.
Setelah menghubungipetugas, personel Damkar bersama TNI dan Polri pun turut serta memadamkan api. Laporanditerima petugas sekitar pukul 12.41 WIB, dimana tim menuju lokasi mambawa tujuhmobil pemadam.
Sementara ituinformasi dihimpun, bangunan tersebut milik Doni Maulana (39), seorangwiraswasta. Bangunantersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat usaha depot isi ulang air minum.
Petugas juga berupayamencegah api merambat mengenai rumah lainnya yang berdekatan. Bersama personelDamkar, TNI dan Polri.
Namun petugassempat kesulitan untuk mengevakuasi di bagian dalam rumah, karena api sudaberkobar dan menghanguskan rumah beserta isinya.
SekretarisDinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padangsidimpuan, Ismail MarzukiSiregar mengatakan seluruh personel telah berupaya maksimal. "Kami sudahmengerahkan kemampuan, namun korban tidak dapat diselamatkan. Kami sangatberduka," ujarnya yang kemudian membawa jenazah N untuk evakuasi ke RSUDPadangsidimpuan.
Selain itu,tiga orang petugas Damkar juga mengalami cidera, diantaranya dua orang luka ringandan satu orang tersengat listrik. Termasuk 20 orang warga setempat juga terdampakkebakaran.
Dugaansementara penyebab kebakaran adalah adanya korsleting listrik yang memercikkanapi di dekat tumpukan tabung gas. Saat ini Kapolres Padangsidimpuan AKBP NovalNanusa Gegoh Desky melalui Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho bersama TimInafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Untuk dugaanpenyebab kebakaran, polis masih mendalaminya. Sejumlah barang bukti kini sedangdiperiksa dan diidentifikasi.