Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Komisi VII DPR RI, Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional

Redaksi - Jumat, 10 Juli 2026 10:00 WIB
Teks foto : Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR-RI ke PRSU. (Dok Diskominfo Sumut)

Kitakininews.co.id -GubernurSumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi dukunganKomisi VII DPR RI agar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) masuk dalam kalenderevent nasional Kementerian Pariwisata. Dukungan tersebut disampaikan saatKomisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PRSU ke-50 di Medan,Kamis (9/7/2026).

Bobbymengatakan, PRSU tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama pada masakepemimpinannya sekaligus menjadi momentum kebangkitan setelah pandemiCovid-19. Menurutnya, PRSU menjadi wadah yang menyatukan potensi sumber dayamanusia (SDM), budaya, dan ekonomi kreatif Sumatera Utara.

"Di daerah lainmungkin hanya menampilkan satu jenis tarian, sedangkan di Sumatera Utarasedikitnya ada lima etnis yang ditampilkan melalui pakaian adat, kirab budaya,hingga tarian. Keberagaman ini menjadi potensi besar untuk memperkuatkebudayaan, sumber daya manusia, dan perekonomian," ujar Bobby.

Ia berharapPRSU dapat menjadi bagian dari kalender event nasional sehingga mampumeningkatkan promosi budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bobby jugamengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumut agar mengesampingkanego sektoral dalam mendukung penyelenggaraan PRSU. Menurutnya, masih ada daerahyang telah memiliki paviliun, namun belum dimanfaatkan secara optimal untukmemperkenalkan potensi masing-masing.

"Jangan ada egodaerah. Paviliunnya sudah ada, tetapi tidak dibuka atau tidak dimanfaatkanuntuk mengenalkan daerah masing-masing kepada masyarakat," katanya.

Menurut Bobby,keberhasilan PRSU bukan hanya menjadi keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumutatau gubernur, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Sumatera Utara. Jikamasuk dalam agenda nasional, PRSU diyakini mampu menjadi salah satu motorpenggerak ekonomi daerah melalui sektor budaya dan pariwisata.

Usai pertemuan,Bobby bersama rombongan Komisi VII DPR RI meninjau sejumlah paviliunkabupaten/kota, di antaranya Paviliun Kabupaten Asahan, Kabupaten Karo, danKabupaten Deliserdang.

Sementara itu,Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai,memasuki usia emas ke-50 tahun, PRSU perlu terus ditransformasikan menjadiajang yang lebih profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya melihatada semangat besar untuk menjadikan PRSU tidak sekadar sebagai hiburan, tetapisebagai ruang yang memiliki dampak ekonomi dan sosial yang luas. PRSU harusmenjadi etalase budaya, UMKM, ekonomi kreatif, sekaligus media promosipariwisata dan potensi daerah," ujarnya.

Menurut Evita,PRSU telah berkembang menjadi etalase budaya, pariwisata, UMKM, dan ekonomikreatif dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara sertapartisipasi dari Pulau Pinang, Malaysia.

Ia mendorongagar PRSU memiliki grand design pengembangan lima hingga 10 tahun ke depansehingga berkembang menjadi pusat pameran, perdagangan (trade fair), seni,budaya, dan ekonomi kreatif yang mampu menarik wisatawan, pembeli, hinggainvestor dari dalam maupun luar negeri.

Evita jugamengusulkan kehadiran paviliun khusus pariwisata serta membuka peluangpartisipasi UMKM dari luar daerah. Menurutnya, Komisi VII DPR RI siapmemperkuat sinergi dengan kementerian terkait agar PRSU dapat masuk dalamkalender event nasional dan memperoleh dukungan pemerintah pusat.

"Ke depan PRSUharus berkembang menjadi pusat pameran, perdagangan, seni, budaya, dan ekonomikreatif yang mampu menarik pembeli maupun investor dari luar negeri. Inimembutuhkan kolaborasi semua pihak karena tidak mungkin dilakukansendiri-sendiri," katanya.

Direktur UtamaPT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Very Indrawan, menyampaikanapresiasi atas kunjungan Komisi VII DPR RI yang dinilai sebagai bentuk dukunganterhadap PRSU sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak perekonomiandaerah.

Menurutnya,penyelenggaraan PRSU ke-50 tahun ini diikuti 33 paviliun kabupaten/kota sertasatu paviliun negara sahabat. Seluruh kegiatan diselenggarakan tanpamenggunakan APBD, melainkan melalui skema kemitraan.

"Sebanyak 75%konten acara diisi oleh putra-putri daerah sebagai bentuk komitmen menjadikanPRSU sebagai panggung utama bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatiflokal," ujarnya.

Ferrymengatakan, pihaknya terus melakukan transformasi penyelenggaraan PRSU denganmemperhatikan berbagai masukan masyarakat, mulai dari harga tiket masuk,kualitas pelayanan, pengelolaan parkir, hingga aspek kenyamanan pengunjung.Hingga hari keenam penyelenggaraan, jumlah pengunjung tercatat mencapai 25.447orang dengan nilai transaksi ekonomi lebih dari Rp511 juta. Capaian tersebutmenunjukkan perputaran ekonomi yang positif dan diyakini akan terus meningkathingga penutupan PRSU.

Ia berharapKomisi VII DPR RI terus memberikan dukungan terhadap pengembangan PRSU agarsemakin profesional melalui berbagai inovasi dan penguatan ekosistem pameran,budaya, serta ekonomi kreatif di Sumatera Utara.

Turutmendampingi kunjungan tersebut anggota Komisi VII DPR RI, antara lain Bane RajaManalu, Jamal Mirdad, Eva Monalisa, Arjuna Sakti, Mohammad Toha, dan HendryMunief.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Erupsi Sinabung, Bobby Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

News

Tangis Ayah di Rumah Aspirasi Sofyan Tan, Data Desil Tinggi Ancam Mimpi Anak Kuliah

News

Anak Kepulauan Nias Jadi Lulusan Terbaik, Darni Gulo Buktikan KIP Kuliah Aspirasi Sofyan Tan Buka Jalan Masa Depan

News

Viktor Silaen: Jangan Politisasi Bantuan Bobby Untuk Korban Puting Beliung di Medan Johor

News

Dorong Tirtanadi dan Bank Sumut Naik Kelas ke Bursa Saham, Defri Noval: Gubsu Visioner

News

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata