Pemprovsu Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji Untuk Korban Bencana NTT

Heru - Selasa, 01 September 2026 23:29 WIB
(Kitakininews/Heru Soesilo)
Pj Sekda Sumatera Utara, Timur Tumanggor melepas Bantuan Kemanusiaan Pemprovsu untuk Bencana Gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Medan, Selasa (1/9/2026).

Kitakininews.co.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengirimkan sekitar 1 Ton bantuan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemprovsu terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Bantuan yang dikirim antara lain berupa Ikan Teri, ayam suwir, dan kentang iris goreng. Seluruh makanan tersebut dipilih karena dapat langsung dikonsumsi dan dibutuhkan masyarakat dalam masa tanggap darurat bencana.

"Ini kita mengirimkan bantuan siap saji berupa 1 Ton lebih kurang, yaitu terdiri dari ikan teri, ayam suwir, kentang iris goreng yang merupakan siap saji dalam rangka untuk bantuan kemanusiaan yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur," terang Pj Sekda Sumut Timur Tumanggor, saat pelepasan pengiriman bantuan untuk korban bencana gempa NTT di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (1/9/2026).

Pengiriman bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons Pemprovsu atas bencana alam yang melanda wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. Logistik bantuan diperkirakan tiba di lokasi tujuan dalam waktu dua hari.

"Harapan kita bersama dalam waktu yang tidak terlalu lama ini bisa sampai kepada masyarakat kita yang terkena bencana di NTT. Oleh karena ini mohon doa, informasinya lusa ini sudah sampai di Provinsi NTT," tutur Timur.

Sementara Itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan, makanan siap saji menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana.

Karena itu, ikan teri, ayam suwir, dan kentang iris goreng dipilih sebagai bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

"Kondisi tanggap darurat itu bagaimana orang bisa bertahan hidup, itu dulu yang utama ya. Kalau nanti setelah recovery baru nanti mungkin tentang fisik, pembangunan fisik, itu yang mungkin nanti jadi pertimbangan," imbuh Basarin.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Prapid Dikabulkan PN Medan, Dhody Thahir Bersyukur dan Siap Kembali Bekerja Untuk Rakyat

News

"Dikepung" Asap Karhutla, Pemprovsu Harus Perkuat Koordinasi Lintas Daerah dan Minta Dukungan Pusat

News

Rudi Alfahri Desak Penanganan Permanen Banjir Besitang

News

Sutarto Dukung & Apresiasi Polda Sumut Gercep Berantas Narkoba

News

Rudi Alfahri: Intervensi Harga Pangan Jangan Sesaat

News

Komisi D DPRD Sumut Minta Mitra Kerja Percepat Pengerjaan Proyek Infrastruktur 2026