Kitakininews.co.id -Sebanyak 650 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara harus mengungsi di Jambur Sukatepu, menyusul peningkatan aktivitas Gunung Sinabung, yang saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.
Meski harus tinggal di tenda darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo memastikan kondisi para pengungsi, termasuk kelompok rentan, dalam keadaan aman.
Suasana pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Jambur Sukatepu, Karo, terlihat ramai dan tenda sedang dibentang oleh anggota BPBD.
Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan sebanyak 207 kepala keluarga atau 650 warga Desa Kuta Tengah, untuk sementara harus meninggalkan rumah mereka. Warga dievakuasi sebagai langkah antisipasi, menyusul peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.
Di lokasi pengungsian, sejumlah warga harus beristirahat dan tidur di tenda darurat yang didirikan di area Jambur Sukatepu.
Antonius menegaskan, bahws pihaknya memastikan, kondisi para pengungsi saat ini dalam keadaan baik. Tak hanya kondisi umum pengungsi, pemerintah juga memantau kelompok rentan.
"Anak-anak, ibu hamil, dan lansia mendapat perhatian khusus agar tetap dalam kondisi aman selama berada di pengungsian," terangnya.
Sementara itu, dalam pengamatan terbaru, asap kawah teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal.
Petugas juga mencatat 11 kali gempa hembusan dan 11 kali gempa Vulkanik dalam.PVMBG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 Kilometer dari puncak Sinabung, serta 6 Kilometer untuk sektor Selatan-Timur.
Masyarakat di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi lahar, terutama saat hujan turundan arahan selanjutnya dari pemerintah. (**)