Kitakininews.co.id -Sekelompok pria bersenjata menyerang pabrik penggilingan batok kelapa di Jalan Industri, Gang Sawi, Dusun Dua, Desa Tanjung Morawa-B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (12/8/2026). Para pelaku membawa senapan angin laras panjang dan senjata tajam, akibatnya 2 orang terluka akibat tembakan dan bacokan.
Tujuh pria yang mengendarai sejumlah sepeda motor terlihat memasuki area pabrik. Mereka kemudian melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang berada di dalam pabrik.
Menurut korban, Anton Wijaya, anak pemilik pabrik, Sabtu (29/8/2026), mengatakan kalau dirinya mengalami luka tembak di bagian perut, dada, dan paha. Tiga proyektil peluru bersarang di tubuhnya.
Anton juga mengalami luka bacok di lengan kanan saat berusaha menyelamatkan diri dan orang tuanya. Sementara itu, seorang karyawan bernama Fandi Fong juga mengalami luka tembak.
Sebelum penyerangan, Anton mengaku menerima telepon dari orang tuanya. Ia diberitahu terjadi keributan antara sopir pabrik dan seorang warga pencari rumput.
Namun, setibanya di lokasi, situasi berubah mencekam. Para pelaku datang membawa senapan angin laras panjang dan senjata tajam, lalu menembaki orang-orang yang berada di dalam pabrik.
Ayah Anton yang juga pemilik pabrik sempat menjadi sasaran tembakan. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam kamar.
Namun, beberapa hari setelah penyerangan, ayah Anton meninggal dunia. Keluarga menduga kondisi tersebut dipengaruhi rasa takut dan trauma setelah serangan.
Anton kini berharap polisi segera menangkap para pelaku. Ia meminta seluruh pelaku penembakan dan pembacokan terhadap dirinya serta ayahnya segera mempertanggungjawabkan perbuatannya. (**)