Kitakininews.co.id -Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terpantau masih berada pada level 3 atau siaga. Berdasarkan laporan MAGMA-VAR, hasil pengamatan dini hari hingga, Rabu (2/9/2026) sekitar pujul 06.00 WIB, Gunung Sinabung teramati jelas hingga tertutup kabut.
Asap kawah masih keluar dengan tekanan kuat. Asap berwarna kelabu hingga cokelat, berintensitas sedang hingga tebal, dengan ketinggian mencapai 200 hingga 1.000 Meter di atas puncak kawah.Abu vulkanik juga teramati bergerak ke arah Timur hingga Tenggara, mengikuti arah angin di sekitar puncak.
Dari sisi kegempaan, aktivitas vulkanik masih terekam. Petugas mencatat lima kali gempa Hibrida dengan Amplitudo 2 hingga 6 Milimeter dan durasi 8 hingga 12 Detik.
Selain itu, tercatat empat kali gempa Vulkanik dalam, dengan Amplitudo 2 hingga 22 Milimeter dan durasi 7 hingga 10 Detik.
Tremor menerus atau Mikrotremor juga masih terjadi, dengan Amplitudo 2 hingga 3 Milimeter dan Amplitudo dominan 2 Milimeter.
Aktivitas kegempaan ini terus dipantau untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik di dalam tubuh Gunung Sinabung.
Dengan status masih Level 3 atau Siaga, masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 Kilometer dari puncak.Khusus sektor Selatan hingga tenggara, zona yang harus dihindari diperluas hingga 6 Kilometer.
Petugas juga mengingatkan potensi bahaya lahar, terutama di sepanjang sungai yang berhulu dari Gunung Sinabung.
Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti rekomendasi keselamatan dari petugas.Sementara itu, terkait dengan aktivitas warga dengan adanya erupsi Gunung Sinabung ini, dari pantauan Kitakininews.co.id masih berjalan dengan normal.
Saat ini, ada satu desa yang dievakuasi dari zona merah, yaitu Desa Kuta Tengah. Total sebanyak 650 orang dari 207 kepala keluarga telah dievakuasi.
Warga Desa Kuta Tengah saat ini dievakuasi ke lokasi pengungsian yang aman, tepatnya di Jambur Suka Tepu.
Hingga saat ini, aktivitas Gunung Sinabung masih terus dipantau. Warga diminta tetap tenang, namun tidak mengabaikan peringatan dan imbauan dari petugas. (**)