Kitakininews.co.id -Jejak Harimau Sumatera terlihat di kebun dekat pemukiman warga Desa Pansurnatolu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Rabu (26/8/2026).
Temuan jejak kaki Harimau tersebut membuat warga desa tidak berani pergi ke ladang apalagi pergi sendirian. Warga merasa terdekat dan butuh perlindungan dari pihak terkait untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Jejak yang diduga kuat adalah bekas kaki Harimau Sumatera ditemukan pertama sekali oleh Nainggolan, warga desa di pagi hari saat hendak bekerja di kebunnya.
Nainggolan yang merasa takut, akhirnya memutuskan pulang ke rumah dan melaporkan kepada kepala desa dan masyarakat lainya.
Sejak ditemukanya jejak Harimau tersebut, warga pun jadi takut ke kebun masing masing dan memilih di rumah saja ataupun bergerombol jika harus ke ladang.
Warga berharap pihak terkait segera menindaklajuti keberadaan harimau tersebut, warga yakin Harimau masih berkeliaran di sekitar desa.
Muspika Kecamatan Pangaribuan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara akhirnya turun ke lokasi, Jumat (28/8/2026).
Setelah dilakukan pengukuran oleh BBKSDA dan ditemukan ukuran tapak kaki lebar 15 Centimeter dan 16 Centimeter.
Juga ditemukan jejak kaki kecil dengan ukuran lebar 6 Centimeter dan panjang 7 Centimeter. Jejak yang dilalui dan terlihat jejak kaki Harimau sepanjang 300 Meter.Kuat dugaan bahwa Harimau ada dua, yakni satu induk dan satu anak.
Camat Pangaribuan Loren Tambunan menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan sementara tidak bepergiaan ke ladang apalagi ke lokasi dekat jejak Harimau. (**)