Kitakininews.co.id -Aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang meningkat sejak, Senin (31/8/2026) dan statusnya ditingkatkan lagi menjadi level tiga atau siaga, Selasa (1/9/2026) mulai berdampak pada penerbangan di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.
Berdasarkan data dari seluruh masakapai penerbangan melalui PT Angkasa Pura Aviasi, erupsi debu vulkanik dari gunung Sinabung yang dibawa angin mengarah BandaraKualanamu berdampak pada puluhan penerbangan yang dibatalkan dan ada juha yang retime serta Reschedule.
Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat, mengatakan hingga saat ini ada 55 penerbangan yang batal, 6 Retime dan 11 delay dengan total 72 penerbangan yang terdampak.
"Jadi kalau yang 55 yang batal sudah pasti tidak ada penerbangan hari ini dan mungkin di jadwalkan besok (hari ini,red), seperti maskapai Lion Air, Pelita Air, Eing Air dan sejumlah maskapai lainnya, sedangkan untuk retime atur jam terbang lagi dan yang 11 delay masih dalam proses yang mana bisa terbang pada hari ini juga," terang Hikmat saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/9/2026).
Sementara untuk memberikan informasi kepada calon penumpang terkait cuaca buruk erupsi gunung sinabung ini, pihak Bandara terus memberikan informasi lewat media sosial secara realtime sehingga para calon penumpang memahami kondisi penerbangan yang menyangkut keselamatan dalam penerbangan ini
Pihak BandaraKualanamu berharap, Penerbangan Rabu ini dapat normal kembali meskipun Notam normalnya penerbangan sudah dibuka pada selasa lalu dengan adanya sejumlah maskapai yang sudah beroperasi seperti pesawat yang ke jedah arab saudi dan masakapai Garuda yang ke Jakarta. (**)