Kitakininews.co.id - Kabut asap akibat kebakaran lahan kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya peningkatan ratusan titik panas atau Hotspot di 10 kabupaten dan kota.
Kabut asap terlihat pekat di pagi hingga menjelang siang. Polusi udara menutupi sejumlah kawasan, diantaranya jalan protokol, pemukiman penduduk dan pusat perdagangan.
Kepala BMKG Pekanbaru, Warjono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (5/9/2026), mengatakan kabut asap dari kebakaran lahan di Riau bagian selatan ini menyebabkan jarak pandang terbatas.
"BMKGPekanbaru melaporkan setelah sempat diguyur hujan beberapa hari lalu, jumlah titik panas di Riau kembali meningkat dari 239 titik kemarin (Jumat) menjadi 346 titik hari ini (Sabtu)," terangnya.
Selain itu, BMKG menemukan titik panas terbanyak berada di Riau bagian selatan, yakni Kabupaten Indragiri Hilir yang mencapai 111 titik, disusul Kabupaten Indragiri Hulu 97 titik dan Bengkalis 46 titik.
BMKG menjelaskan potensi hujan masih rendah tiga hari mendatang sehingga beresiko menyebabkan terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Satgas Penanggulangan Karhutla Riau terus melakukan pemadaman kebakaran lahan dan operasi modifikasi cuaca di sejumlah daerah. (**)