Kitakininews.co.id - Dinas Kesehatan Provinsi Riau melaporkan 10.783 orang terpaparinfeksi saluran pernafasan akut atau ISPA akibat menghirup kabut asap.
Jumlah warga terdampak polusi udara dari kebakaran lahan terusmeningkat di Bulan Agustus hingga September 2026.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau memantau dampak kabut asapterhadap kesehatan masyarakat di 12 kabupaten dan kota.
Kadiskes Riau, Zulkifli, Kamis (9/9/2026), mengatakan data dari19 Agustus sampai 7 September 2026 mencatat 11.140 warga terpapar berbagaipenyakit akibat polusi udara, seperti infeksi saluran pernafasan akut atauISPA, pneumonia, asma, radang mata dan iritasi kulit.
Disebutkannya Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjelaskan sebagianbesar warga menderita ISPA, yakni sebanyak 10.783 orang. Pasien menjalanipengobatan di rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di 12 kabupaten-kota.
Kasus ISPA terbanyak ditemukan di Kota Pekanbaru. Untuk mengantisipasilonjakan pasien, Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyiagakan posko rawat inap dantenda darurat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli menginstruksikanseluruh puskesmas bersiaga jika kualitas udara semakin memburuk. Sementarahingga kini, kebakaran lahan masih melanda sejumlah daerah dan menyebabkanmunculnya kabut asap.