Kitakininews.co.id - Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM menyalurkan bantuan dari Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Ali Rustam, untuk perbaikan Masjid yang terdampak Gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (19/9/2026).
Bantuan perbaikan masjid itu diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana khususnya Masjid Baitul Ismail Roke yang berlokasi di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Untuk diketahui, Masjid Baitul Ismail Roke tersebut menjadi salah satu rumah ibadah yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam proses pemulihan pasca Gempa.
"Bantuan ini disalurkan untuk mendukung perbaikan pembangunan masjid yang menjadi bagian dari upaya pemulihan sarana ibadah masyarakat setempat," ujar Said Aldi Ketua Bidang Bencana Alam DMDI Indonesia Nuansa Rambe, kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Minggu (20/9/2026).
Pada kesempatan itu, Said Aldi juga menegaskan, bahwa pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang menghadapi dampak bencana. Sehingga warga merasa terbantu dan semangat mereka tumbuh kembali dalam menjalani aktivitas.
"Dukungan terhadap perbaikan dan pembangunan Masjid Baitul Ismail Roke ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kembali fasilitas keagamaan yang layak untuk digunakan," tutur Said Aldi yang juga menjabat sebagai Presiden Pemuda Masjid Dunia.
Lebih lanjut Said Aldi menerangkan, bahwa DMDI Indonesia berharap bantuan dari Tun seri setia HM Ali Rustam selaku Presiden DMDI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Manggarai Timur dan mendukung proses pemulihan pasca Gempa.
"Karena semangat kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting DMDI dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah terdampak bencana," pungkas Said Aldi seraya menambahkan bahwa DMDI akan tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan sosial, keagamaan maupun kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. (**)