Kitakininews.co.id -MEDAN : Memasuki musim pancaroba yang ditandai perubahan cuaca, Pemuda Pancasila (PP) Ranting Polonia mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi potensi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Aksi sosial tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengasapan atau fogging di sejumlah permukiman warga Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu 20 September 2026.
Pengasapan menyasar kawasan permukiman padat, mulai dari seluruh gang di Jalan Starban hingga kawasan Jalan Masjid 1, Jalan Masjid 2 dan Jalan Masjid 3. Kegiatan tersebut juga melibatkan pemerintah setempat, termasuk Kepala Lingkungan 13 Kelurahan Polonia.
Ketua PP Ranting Polonia, Abdul Gani, didampingi Sekretaris Sony Metusala Simanjuntak, SH, MH dan Bendahara Sarwines, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas instruksi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Medan Polonia, Rommy Van Boy, SH.
Menurut Abdul Gani, fogging tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap kondisi lingkungan saat musim pancaroba, tetapi diarahkan menjadi program sosial yang dilaksanakan secara berkala.
"Mengingat musim pancaroba saat ini sangat rentan memicu perkembangbiakan nyamuk pembawa DBD, kegiatan ini akan kami jadikan agenda bulanan secara berkala. Targetnya menyasar seluruh lingkungan di wilayah Kelurahan Polonia," ujar Abdul Gani di sela-sela kegiatan.
Ia mengatakan, keterlibatan kader PP dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah preventif bersama, khususnya di tengah perubahan cuaca yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk.
Sementara itu, Ketua PAC PP Medan Polonia yang juga Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, SH, menginstruksikan seluruh ranting di wilayahnya agar konsisten menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami menekankan kepada seluruh kader agar Pemuda Pancasila menjadi organisasi yang bermoral, peduli, dan berada di garda terdepan dalam memberi manfaat. Kepedulian ini kami wujudkan di berbagai sektor, termasuk penyediaan layanan ambulans gratis yang siap diakses masyarakat kapan saja tanpa dipungut biaya," tegas Rommy.
Kegiatan fogging tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar. Masyarakat berharap aksi preventif dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu mengantisipasi potensi penularan DBD selama musim peralihan cuaca.