Kitakininews.co.id -MEDAN : Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (DPD LIRA) Kabupaten Nias memantau pelaksanaan program revitalisasi SDN 078475 Toba'a di Desa Balale Toba'a, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Senin, 21 September 2026.
Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan yang menggunakan anggaran negara sekaligus menyerap aspirasi pihak sekolah dan masyarakat mengenai kebutuhan sarana pendidikan serta infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
Tim DPD LIRA Kabupaten Nias yang terdiri dari Bupati LIRA Nias Denius Gulo, Aroziduhu Gulo dan awak media diterima Kepala SDN 078475 Toba'a Anotoisa Ndruru, A.Ma.Pd., bersama unsur P2SP dan sejumlah guru.
Bupati LIRA NiasDenius Gulo mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan, terutama program yang dibiayai melalui anggaran negara.
Menurutnya, pengawasan tidak semata-mata untuk mencari kekurangan dalam pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga mendorong keterbukaan serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.
"LIRA hadir untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pembangunan dan mengajak semua pihak mendukung program revitalisasi ini," ujar Denius.
Kepala SDN 078475 Toba'a Anotoisa Ndruru menjelaskan, program revitalisasi tersebut bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI dengan nilai anggaran Rp998.941.055.
Menurut Anotoisa, pekerjaan semula direncanakan dimulai pada akhir Juni 2026. Namun pelaksanaannya baru berjalan pada pertengahan Agustus 2026 karena, menurut pihak sekolah, terdapat keterlambatan dalam proses izin pembongkaran.
"Target penyelesaiannya selama 150 hari kalender," kata Anotoisa.
Ruang lingkup revitalisasi meliputi pembangunan lima ruang kelas belajar, satu ruang perpustakaan, pekerjaan toilet, penggantian plafon menggunakan material PVC, penggantian lantai dengan keramik serta pembangunan pagar sekolah.
Hingga kunjungan DPD LIRA dilakukan, progres fisik pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 35 persen.
Anotoisa berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat terlaksana dengan baik. Terlebih, dirinya akan segera memasuki masa pensiun dan ingin meninggalkan kondisi sekolah yang lebih baik.
"Saya tidak lama lagi akan pensiun. Tentunya saya ingin memberikan yang terbaik untuk sekolah ini," ujarnya.
Di tengah pelaksanaan revitalisasi, pihak sekolah masih mencatat sejumlah kebutuhan yang belum terakomodasi. Kebutuhan tersebut antara lain satu ruang kelas tambahan, kantor guru, kantin sekolah, delapan unit rumah dinas guru, kelanjutan pembangunan pagar serta penataan pekarangan sekolah.
Sekolah juga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap akses jalan menuju kawasan tersebut dan ketersediaan jaringan listrik.
"Kami berharap jalan dapat dibangun dengan aspal. Kami juga membutuhkan penerangan dan kehadiran PLN melalui program listrik desa," kata Anotoisa.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, SDN 078475 Toba'a memiliki delapan tenaga pendidik, termasuk kepala sekolah, dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang.
Kepala Desa Balale Toba'a Danieli Lafau turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut. Menurutnya, peningkatan akses jalan dan jaringan listrik desa masih menjadi kebutuhan yang dinantikan warga.
Danieli mengatakan, Menteri Desa pernah mengunjungi wilayah tersebut dan melihat langsung kondisi akses jalan. Namun, menurutnya, pembangunan jalan yang diharapkan masyarakat hingga kini belum terealisasi.
"Pak Menteri Desa pernah menginjakkan kaki di desa kami dan melihat langsung kondisi jalan. Namun sampai saat ini pembangunan infrastruktur jalan yang kami harapkan belum terealisasi. Termasuk PLN masuk desa, sudah lama kami rindukan," katanya.
DPD LIRA Kabupaten Nias juga menyoroti kondisi akses jalan di sejumlah wilayah Kecamatan Bawolato. Keterbatasan infrastruktur jalan dinilai tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga aktivitas tenaga pendidik serta distribusi hasil pertanian dan produk masyarakat desa.
LIRA berharap pemerintah pusat dan daerah terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
DPD LIRA Kabupaten Nias juga mendorong keberlanjutan dukungan pembangunan desa karena masyarakat masih membutuhkan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan.
Revitalisasi sekolah diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan akses jalan, jaringan listrik dan fasilitas dasar lainnya yang menunjang aktivitas pendidikan serta kehidupan masyarakat di Desa Balale Toba'a.