Kitakininews.co.id -Seorang balitadi Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, menderita hidrosefalus. Keterbatasanekonomi orang tua membuat balita tersebut tidak bisa mendapatkan perawatanmedis secara intensif.
Kondisi SitiAisyah, balita berusia 13 bulan, warga Dusun Enam, Desa Pematangkuing,Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batubara, cukup memprihatinkan.
Di usia yangseharusnya diisi dengan bermain dan tumbuh bersama anak-anak seusianya, SitiAisyah justru harus mendapat perhatian dan perawatan lebih karena hidrosefalusyang dideritanya.
Sang ayah,Arman dan ibu, Miah, terus merawat buah hati mereka di tengah keterbatasan yangdihadapi keluarga.
Hidrosefalusyang diderita Siti Aisyah sudah diketahui sejak usia dua bulan. Namun ketiadaanbiaya, membuat kedua orang tuanya hanya bisa membawa Aisyah ke pengobatanalternatif. Namun kondisi hidrosefalus yang diderita Aisyah semakin harisemakin membesar.
SebelumnyaAisyah sudah pernah akan dirujuk ke rumah sakit di kota Medan untuk menjalaniperawatan medis, tetapi hal tersebut urung dilakukan karena sang ayah yanghanya bekerja sebagai buruh tani tidak memiliki biaya akomodasi.
Kini keduaorang tua Siti Aisyah hanya bisa berharap ada pihak yang tergerak untukmembantu agar Aisyah dapat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkannya.