Kebakaran Hebat di Kelurahan Kantin Padangsidimpuan, 9 Rumah Ludes dan 1 Warga Meninggal Dunia

Efendi Jambak - Jumat, 25 September 2026 19:47 WIB
Teks foto : Peristiwa kebakaran dan saat tim inavis melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Efendi Jambak)

Kitakininews.co.id -Kebakaran hebat melanda kawasan permukimanwarga di Jalan Muhammad Tohir Daulay, eks Jalan Gaharu, tepatnya di belakangSMP Negeri 1 Padangsidimpuan, Lingkungan Wek IV, Kelurahan Kantin, KecamatanPadangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026)dini hari.

Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 9rumah semi permanen, sementara 4 rumah lainnya terdampak akibat kobaran danproses pemadaman. Kebakaran juga menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Rahmad Efendi Pulungan(31), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Cemara No. 17, KelurahanKantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Seorang warga, Sopian Sauri Siregar,menceritakan detik-detik dirinya mengetahui kebakaran.

MenurutSopian, saat kejadian dirinya masih tertidur. Ia kemudian mendengar suaraseperti bunyi api dari arah belakang rumahnya.

"Sekitarsetengah tiga kami masih nyenyak tidur. Tiba-tiba saya mendengar suara sepertisuara api. Awalnya saya kira suara pompa air yang hidup," kata Sopian saatditemui di lokasi.

Karena suaratersebut semakin jelas seperti bunyi kayu terbakar, Sopian kemudian bangun danmemeriksa bagian dalam rumah.

Setelahtidak menemukan sumber suara, ia melihat ke bagian belakang rumah. Saat itulahia melihat kobaran api sudah membesar dari salah satu rumah di belakangkediamannya.

"Sayakeluar, kemudian membangunkan keluarga dan berteriak bahwa ada api dankebakaran. Setelah saya lihat ke belakang, ternyata api sudah besar dari rumahyang di belakang rumah kami," tuturnya.

Api kemudiandengan cepat merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

RumahBerbahan Kayu Membuat Api Cepat Menjalar

Sopianmenyebut sebagian rumah di kawasan tersebut merupakan bangunan berbahan kayudengan jarak yang cukup berdekatan.

"Jaraknyakurang lebih tiga meter dari rumah kita. Bangunannya kayu semua, sehingga apicepat sekali merambat ke rumah yang lain," ujarnya.

Wargaberupaya menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang yang masih dapatdibawa. Sebagian warga juga berusaha melakukan pemadaman dengan peralatanseadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Satu WargaMeninggal Dunia

Dalamperistiwa tersebut, seorang warga ditemukan meninggal dunia. Korban diketahuibernama Rahmad Efendi Pulungan (31).

Informasisementara menyebutkan korban diduga berada seorang diri di dalam rumah saatkebakaran terjadi.

Setelah apiberhasil dikendalikan, Aiptu Fahrizal Nasution, Ps. Kaur Identifikasi (KaurINAFIS) Satreskrim Polres Padangsidimpuan, bersama personel melakukan olahtempat kejadian perkara (TKP).

Tim INAFISjuga melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban dari lokasi kebakaran.

Selanjutnya,korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkanpenanganan medis lebih lanjut. Proses evakuasi tersebut dilakukansekitar pukul 06.26 WIB bersama tim medis.

Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Peristiwa kebakaran dilaporkan kepada PolresPadangsidimpuan sekitar pukul 03.10 WIB.

Piket Satintelkam kemudian menghubungi PemadamKebakaran Kota Padangsidimpuan. Pamapta bersama personel piket fungsi jugalangsung bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 03.20 WIB, petugas pemadamkebakaran tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakarandikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, apiakhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.10 WIB. Petugas kemudian melakukanpendinginan dan pemeriksaan di sejumlah titik guna memastikan tidak terdapatbara maupun titik api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp2Miliar

Kebakaran tersebut menimbulkan kerugianmateriil yang cukup besar. Berdasarkan laporan sementara kepolisian, kerugiandiperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Namun, angka tersebut masih dalam prosespendataan dan verifikasi.

Sembilan rumah yang terbakar totalmasing-masing milik Masdewi Siregar, Mahrud Harahap, Dasopang, Munadi, SuhenaDalimunthe, Mudah Dalimunthe, Sofyan Siregar, Mariani BTB dan Salman Harahap.

Sementara empat rumah yang terdampakmasing-masing milik Jul Fahmi, Nurhasanah, Nur Lela dan Isman Juang.

Dugaan Korsleting Masih DidalamiPolisi

Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementaramengarah pada korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut belum menjadikesimpulan akhir.

Polisi masih melakukan pemeriksaan danpendalaman untuk memastikan titik awal api serta penyebab pasti kebakaran.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval NG Deskymelalui Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho melakukan penanganan danpenyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keteranganuntuk membantu mengungkap kronologi serta penyebab kebakaran.

Warga Soroti Kesiapan PenangananKebakaran

Sopian Sauri Siregar berharap pemerintahmeningkatkan dukungan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran sertamempercepat respons ketika terjadi bencana.

"Satu lagi yang paling penting, ini pengalamanyang memang saya rasakan dalam menangani bencana kebakaran ini. Mohondiperhatikan bagaimana dukungan pemerintah dalam menyelesaikan atau memadamkanapi, termasuk sarana dan prasarananya serta ketanggapannya," kata Sopian.

Ia berharap ke depan penanganan kebakaran dapatdilakukan dengan lebih cepat dan didukung peralatan yang memadai.

"Karena kita memang membutuhkan penanganan yangcepat dan lengkap. Harapan kita ke depannya supaya lebih sigap dansarana-prasarananya lebih terpenuhi," ujarnya.

Warga MulaiMemikirkan Tempat Tinggal Sementara

Pascakebakaran, warga terdampak kini harus menghadapi kondisi rumah yang rusakmaupun hangus terbakar.

Sopianmengatakan warga masih melihat kondisi dan belum dapat memastikan tempattinggal sementara.

"Untuksementara ini belum tahu. Rencananya entah di rumah keluarga atau mungkin nantike kampung. Karena kondisi rumah sudah seperti ini," katanya.

Meskidemikian, ia bersyukur anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri.

"Kalaumasalah jiwa, Alhamdulillah selamat semua. Ada beberapa keluarga dan saudarasaya di sini. Tetapi kalau kondisi bangunan rumah, kita bisa lihat sendirikeadaannya," ungkapnya.

Wargaberharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan perhatian, terutamauntuk kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara, makanan, pakaian dan kebutuhanrumah tangga lainnya.

Aparat danPemerintah Turun ke Lokasi

Penanganankebakaran melibatkan personel Polres Padangsidimpuan, Pemadam Kebakaran,pemerintah kecamatan dan kelurahan serta unsur TNI.

Di lokasiantara lain hadir Pawas IPTU Eko Bertom JC Panjaitan, Padal IPDA DLSimanjuntak, Kanit III Satreskrim IPDA Fithri Adi, Pamapta II IPDA BonaManullang dan Kanit INAFIS AIPTU Fahrizal Nasution, bersama personel piketfungsi Polres Padangsidimpuan.

Dari PemadamKebakaran hadir Sekretaris Damkar Ismail Marzuki bersama personel dan armadapemadam.

Turut hadirCamat Padangsidimpuan Utara Andri Gunawan Harahap, Lurah Kantin Safwan Tanjung,Kepling IV Muhammad Rasoki, tim medis RSUD, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Saat inipendataan terhadap rumah terbakar, rumah terdampak, korban dan kerugian masihdilakukan.

PenangananPascakebakaran

Peristiwatersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga membuatsejumlah warga kehilangan tempat tinggal.

Warga terdampakmembutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar serta tempat tinggalsementara.

Koordinasiantara pemerintah daerah, BPBD, Dinas Sosial, kelurahan, kecamatan dan instansiterkait diperlukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak memperolehpenanganan dan bantuan sesuai kebutuhan.

Sementara itu,masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran denganmemeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala dan menghindari penggunaansambungan listrik yang berpotensi menimbulkan korsleting.

Hingga beritaini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan PolresPadangsidimpuan, sementara pendataan kerugian dan kebutuhan warga terdampakmasih berlangsung.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Aekpining Tapsel Ludes Terbakar

News

Kebakaran di Gang Melati 7 Tanobato Padangsidimpuan, Ini Keterangannya

News

Kebakaran Rumah di Tanobato Padangsidimpuan Renggut Nyawa Balita

News

Wabup Madina Minta Dinsos Verifikasi Data Korban Kebakaran Selesai Cepat

News

Ledakan dan 27 Tewas dan 63 Terluka Akibat Kebakaran Tempat Huburan Malam di Bangkok

News

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Paluta Ludes Terbakar