Kitakininews.co.id - Pemerintah Kota Medan menyoroti tingginya proporsi beban kepegawaian yang mencapai sekitar 71 persen dari total biaya perusahaan dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PUD Pasar Tahun 2027.
Sorotan tersebut mengemuka saat rapat pembahasan RKAP PUD Pasar Kota Medan yang dipimpin oleh Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan, Selasa (6/10/2026).
Di hadapan jajaran direksi yang dipimpin oleh Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, Erfin menegaskan bahwa struktur biaya yang sehat menjadi kunci utama dalam memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah tersebut ke depan. Manajemen diminta untuk serius menata sumber daya manusia (SDM) serta memperketat disiplin internal guna mendongkrak efektivitas operasional.
Meski memberikan catatan khusus terkait efisiensi anggaran, Pemko Medan memastikan komitmen penuh untuk mendampingi PUD Pasar. Erfin menyatakan bahwa pengelolaan pasar tradisional tidak sekadar menyangkut urusan internal korporasi, melainkan turut mencerminkan kualitas pelayanan publik dan citra pemerintah daerah di mata masyarakat.
"Pemerintah Kota Medan tidak akan membiarkan PUD Pasar berjalan sendiri. Kami ingin PUD Pasar terus memperbaiki keadaan dan semakin baik ke depannya," ujar Erfin di sela-sela rapat evaluasi.
Selain penataan finansial dan SDM, fokus penyusunan RKAP 2027 turut mengarah pada modernisasi pasar secara bertahap. PUD Pasar didorong untuk lebih inovatif dalam mengoptimalkan aset yang ada, termasuk membuka peluang kerja sama strategis dengan pihak ketiga demi memperkuat sumber pendapatan baru.
Melalui evaluasi mendalam ini, Pemko Medan berharap program-program pembenahan yang tertuang dalam rencana induk (master plan) dapat direalisasikan secara konsisten. Pendataan dan pengamanan aset juga dipandang sebagai fondasi krusial untuk menjamin ekspansi dan kesehatan finansial PUD Pasar di tahun-tahun mendatang.
Rapat strategis ini kemudian ditutup dengan pemaparan resmi program kerja oleh Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan, dilanjutkan diskusi terbuka guna menyempurnakan draf RKAP 2027 agar menjadi instrumen pengukuran kinerja yang akuntabel.