Rudi Alfahri Ajak Orangtua dan Guru Kawal PJJ di Tengah Kabut Asap

Heru - Senin, 19 Oktober 2026 22:28 WIB
(Kitakininews/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PAN, Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakininews.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRS Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH mengajak orang tua dan guru mengawal pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) agar tetap berjalan efektif di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, kebijakan PJJ merupakan langkah antisipasi dampak kabut asap, bukan kesempatan bagi siswa untuk libur dari kegiatan belajar.

"Kita mendukung kebijakan PJJ ini sebagai langkah mengantisipasi dampak kabut asap. Namun, PJJ bukan berarti liburan. Orangtua dan guru harus benar-benar mengawasi kegiatan belajar anak di rumah agar proses pembelajaran tetap berlangsung sebagaimana mestinya," ujar Rudi kepada wartawan melalui telepon dari Kota Binjai, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, meskipun kegiatan belajar tidak dilaksanakan di sekolah, anak-anak tetap harus mengikuti pembelajaran sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan. Karena itu, diperlukan kerjasama antara orangtua dan guru agar proses pendidikan tetap berjalan dengan baik.

Rudi mengatakan, para guru juga perlu memberikan pendampingan kepada siswa dalam mengikuti pembelajaran secara daring, terutama bagi anak-anak yang mungkin baru pertama kali menjalani sistem PJJ.

Guru diharapkan dapat membimbing siswa menggunakan koneksi internet dan perangkat pembelajaran dengan baik. Selain itu, materi yang diberikan harus tetap mengacu pada bahan ajar dan kurikulum yang berlaku sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

"Guru harus memastikan anak-anak memahami cara mengikuti pembelajaran daring. Jangan sampai mereka kesulitan mengakses materi karena belum terbiasa menggunakan sistem ini. Pendampingan sangat diperlukan agar proses belajar tetap efektif," imbuhnya.

Di sisi lain, Rudi mengingatkan para orangtua agar turut mendampingi anak selama belajar di rumah. Orangtua perlu memastikan anak mengikuti jadwal pembelajaran, mengerjakan tugas, serta tetap memiliki semangat belajar meskipun kegiatan sekolah dilakukan dengan cara berbeda.

Wakil rakyat Dapil Sumut XII meliputi Kota Binjai dan Kabupaten Langkat ini menilai, keberhasilan PJJ tidak hanya bergantung pada guru dan pihak sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orangtua dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif di rumah.

Sebagaimana diketahui, pembelajaran jarak jauh untuk jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Medan, diberlakukan pada 16-21 Oktober 2026 berdasarkan kebijakan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara mengimbau sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB melaksanakan PJJ sejak 16 Oktober 2026 dengan menyesuaikan kondisi kabut asap di masing-masing daerah.

Universitas Sumatera Utara (USU) juga mengalihkan seluruh kegiatan perkuliahan ke sistem daring pada 19-24 Oktober 2026, sedangkan layanan administrasi kampus tetap berjalan normal.

Lebih lanjut, Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pengusaha, untuk menunjukkan kepedulian terhadap dampak kabut asap dengan membantu warga yang membutuhkan, salah satunya melalui pembagian masker secara gratis.

Menurutnya, kabut asap merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian dan partisipasi semua pihak. Bantuan masker diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

"Kita berharap para pengusaha dan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dapat ikut membantu masyarakat dengan membagikan masker. Ini persoalan bersama, sehingga kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan," ujarnya.

Rudi juga mengingatkan para pedagang masker agar tidak memanfaatkan situasi kabut asap untuk meraup keuntungan secara berlebihan. Ia meminta harga masker tetap wajar sehingga masyarakat dapat memperolehnya sesuai kebutuhan.

Ia berharap seluruh pihak dapat saling membantu menghadapi dampak kabut asap sekaligus memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan melalui pelaksanaan PJJ yang terarah dan terpantau dengan baik. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Apresiasi Peluncuran 33 Bus Sekolah Gratis, ARS Dorong Perluasan Program dan Penambahan Anggaran

News

Jangan Hanya Blokir Konten Negatif, Komdigi Diminta Bongkar Jaringan dan Aliran Dananya

News

Hasil Evaluasi Kemendagri P-APBD TA 2026 Sumut Tak Ada Perubahan Signifikan

News

Mangapul Purba Desak Dinas BMBKC Sumut Perbaiki Jalan Silabah Jaya–Sipintuangin Hancur Lebur

News

Muscab HA IPB Tabagsel, Wali Kota Dorong Kolaborasi Alumni

News

Soal Dugaan Tawaran Rp80 Juta Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Minta Siber Poldasu Periksa Konten Kreator Bang Aleh