Kitakininews.co.id - Sungai Parsarisan yang meluap setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan sekitar Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), merendam rumah warga, Jumat malam.
Luapan air sungai merendam setidaknya empat rumah milik Rahmat Harahap, Mukhlis Nasution, Sabaruddin Lubis dan satu warung kopi milik Emmi Chairani Sihombing. Tinggi air mencapai 40-50 Centimeter. Kerugian akibat luapan air tersebut ditaksir mencapai hampir Rp100 Juta.
Merespon kejadian itu, pihak kepolisian setempat turun membantu para korban membersihkan rumah dari material lumpur yang terbawa arus air, Sabtu (24/10/2026).
Kapolsek Batangtoru, Iptu Danni M Sidauruk mengatakan jajarannya bekerja bersama personel TNI, dan BPBD Tapsel serta pemerintah setempat dalam proses pembersihan.
"Begitu banjir surut, yang terpenting adalah memastikan warga bisa kembali menata rumah dan lingkungannya karena itu, kami turun untuk membersihkan material yang terbawa arus," jelas Iptu Danni, Minggu, (25/10/2026).
Iptu Danni mengingatkan masyarakat agar tidak lengah meskipun debit Sungai Parsariran telah surut sebab hingga rilis ini terbit, cuaca di Kecamatan Batangtoru masih gerimis.
"Pantau kondisi air dan segera menjauh ke tempat aman jika debit sungai kembali meningkat," pungkasnya.
Selain kerja bakti, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sopian Adil Siregar bersama unsur Forkopimca menyerahkan sejumlah kebutuhan, antara lain kasur lipat, karpet, tikar, selimut, perlengkapan mandi, serta peralatan kebersihan.