Kitakini.news - Sebnayak empat Nagari (desa) di Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat, terendam banjir. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi karenatingginya air dari luapan Sungai Batang Timpeh.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dankepolisian Dharmasraya, Sumatera Barat, terpaksa mengevakuasi sejumlah wargayang terdampak banjir, dari dataran rendah ke ketinggian, Jumat (10/3/2023)pagi.
Menurut warga, banjir ini akibat curah hujan cukup tinggi,sehingga aliran Sungai Batang Timpeh meluap ke permukiman warga di NagariTabek, Nagari Taratak Tinggi, Nagari Timpeh dan Nagari Ranah Palabih.
Menurut Khaidir, warga sekitar, tidak ada korban jiwa dalamkejadian ini, tetapi banjir tahunan ini merendam ratusan rumah warga danpuluhan hektar lahan perkebunan dan pertanian warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI danKepolisian Dharmasraya berusaha mengevakuasi warga dari pemukiman. Wargadiungsikan ke lokasi lebih tinggi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut Wali Nagari, Tabek, Hermanto, banjir sudah mulaisurut dan warga mulai membersihkan rumahnya dari bawaan banjir. Daerahnyasering kali banjir besar, minimal satu kali setahun karena pendangkalan SungaiBatang Timpeh.
Warga sangat berharap, pemerintah bisa menormalisasi aliransungai Batang Timpeh, sehingga jika musim hujan warga tidak terkena banjir.
Kontributor: Azzareen